Juli 30, 2026
Cara Menulis CV ATS-Friendly untuk Melamar Beasiswa

Cara Menulis CV ATS-Friendly untuk Melamar Beasiswa

Cara Menulis CV ATS-Friendly untuk Melamar Beasiswa
Sumber: Magnific

Cationers, mengetahui cara menulis CV ATS-Friendly untuk melamar beasiswa adalah hal yang penting, lho! Isinya mencakup data diri, riwayat pendidikan, serta pengalaman dan skill yang relevan. Ketika mendaftar beasiswa, pihak penyelenggara biasanya memakai CV sebagai langkah awal untuk mengenal dan melihat kesesuaian kualifikasi peserta dengan yang mereka inginkan.

Apa Itu CV ATS-Friendly?

Banyak pihak merekomendasikan format ATS-Friendly. Alasannya, karena dapat memudahkan sistem untuk melakukan pengecekan. Applicant Tracking System, atau yang disingkat dengan ATS, adalah sistem yang memindai berkas secara otomatis berdasarkan kata kunci tertentu. Selain membuat CV terlihat lebih rapi, format ATS-Friendly juga memberikan kesan profesional di mata penyelenggara. Sementara itu, dari pihak penyelenggara sendiri, format ini bisa membantu melakukan pengecekan terhadap ratusan berkas masuk secara cepat dan akurat. 

Struktur CV ATS-Friendly yang Direkomedasikan

Umumnya, struktur dari CV mencangkup beberapa hal berikut:

1. Data diri

Masukkan informasi dasar tentang dirimu di bagian paling awal, seperti:

  • Nama lengkap
  • Email aktif
  • Kontak yang bisa dihubungi
  • Domisili saat ini

Untuk email, pastikan alamat email terlihat profesional tanpa embel-embel yang tidak perlu. Karena, bagian ini dapat menjadi kesan pertama yang pihak penyelenggara lihat dan nilai.

2. Ringkasan diri

Tulis satu paragraf singkat berisi 3 sampai 5 kalimat tentang riwayat pendidikan, minat akademik, dan motivasi serta tujuan melanjutkan studi. Buat bagian ini seolah menjawab pertanyaan “siapa kamu dan kenapa layak dapat beasiswa ini” secara singkat.

3. Riwayat Pendidikan

Cantumkan pendidikan terakhir (SMA/SMK) dan pendidikan saat ini. Adapun data di dalamnya cukup nama instansi, jurusan, IPK, dan tahun kelulusan (untuk pendidikan terakhir). Urutkan waktu dari yang terbaru ke yang sebelumnya. Dengan begitu,  panitia dapat langsung melihat jenjang pendidikan terkini. 

4. Pengalaman

Tulis pengalaman yang pernah Cationers lakukan seperti kegiatan organisasi, proyek sekolah atau perkuliahan, juga kepanitiaan. Jangan lupa sertakan pula peran dan pencapaian singkat di tiap pengalaman. 

5. Prestasi

Masukkan penghargaan yang pernah Cationers raih, baik secara nonakademik maupun prestasi akademik yang paling relevan dan berdampak. Cantumkan tingkat penghargaannya, misalnya tingkat sekolah, nasional, atau internasional, supaya nilainya lebih jelas terlihat. 

6. Kemampuan dan Keterampilan

Terakhir, tulis skill relevan yang Cationers miliki, baik itu softskill maupun hardskill. Sesuaikan skill yang Cationers tulis dengan kriteria pada website beasiswa agar CV terlihat lebih tepat sasaran.

Tips Saat Membuat CV ATS-Friendly untuk Beasiswa

Gunakan Template Sederhana dan Isi yang Ringkas

Dengan menggunakan template minimalis, CV akan terlihat lebih rapi dan mudah bagi pihak penyelenggara untuk membacanya. Kemudian, gunakan  font standar seperti TNR atau Calibri dengan ukuran 10-12 agar mudah terbaca. Tulis secara ringkas informasi yang Cationers masukkan dengan maksimal halaman ideal sejumlah 2 halaman.

Memasukkan Kata Kunci yang Relevan

Relevansi isi sangat penting agar CV terlihat fokus. Sortir terlebih dahulu informasi yang akan  Cationers masukkan. Selain itu, hindari memasukkan informasi yang tidak relevan. Pastikan juga isi serta kata kunci yang Cationers masukkan sesuai dan relevan dengan jenis beasiswa yang Cationers lamar.  

Pastikan Data dan Tanggal Ditulis dengan Benar

Sebelum menyimpan file, cek kembali kesesuaian data dan isi. Pastikan tidak ada typo dan kesalahan dalam penulisan tanggal. Sebab, kesalahan minor tersebut dapat menjadi fatal karena menghilangkan kredibilitas dan kesan profesionalisme.

Hindari Menggunakan Elemen Tidak Penting

Penggunaan foto, tabel, diagram, dan lain-lain sebaiknya Cationers hindari untuk masukkan. Pasalnya, hal ini dapat mengganggu sistem dalam membaca CV. Cationers hanya boleh memakai bullet point dan garis pemisah setiap bagian.

Baca juga: Panduan Publikasi Ilmiah untuk Syarat Beasiswa Luar Negeri

Nah, Cationers, itulah cara menulis CV ATS-Friendly untuk melamar beasiswa. Saat menulis CV, memang banyak hal yang harus Cationers perhatikan. Kalau Cationers masih ragu dengan CV yang sudah dibuat, HelloCation akan membantu Cationers melalui program mentorship untuk persiapan beasiswa. Melalui program ini, Cationers bisa mendapat masukan langsung dari mentor berpengalaman sekaligus memperbesar peluang untuk lolos seleksi. 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftar program mentorship HelloCation dan mulai persiapkan CV terbaikmu sekarang! 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *