September 11, 2026
Princeton University: Kampus Top 3 Dunia dari Amerika Serikat
Princeton University: Kampus Top 3 Dunia dari Amerika Serikat

Cationers, kali ini kita bakal kenalan sama universitas tertua ke-4 di Amerika Serikat, yaitu Princeton University. Dengar namanya aja udah berasa kerennya kan? Kampus satu ini menarik banget untuk dibahas karena punya hubungan sejarah kuat dengan peristiwa Great Awakening dan juga merupakan salah satu dari 8 kampus bergengsi Ivy League yang masuk peringkat top 3 dunia menurut penilaian terbaru dari Times Higher Education (THE). Yuk, kita bedah kampus keren ini!

Sejarah Berdirinya Princeton University

Princeton University berdiri sejak tahun 1746 di Elizabeth, negara bagian New Jersey di Amerika. Para pendiri awalnya menamai kampus ini College of New Jersey sebelum kemudian mengganti namanya menjadi Princeton University. Tujuan awal pendiriannya berkaitan erat dengan Great Awakening atau disebut Kebangkitan Besar. Gerakan keagamaan Kristen di AS ini berlangsung pada abad ke-18 hingga ke-19. Saat itu, Princeton berdiri dengan tujuan melatih dan mengajarkan para pendeta agar mampu menjalankan prinsip-prinsip gerakan tersebut.

Pihak kampus kemudian memindahkan Princeton University ke Newark pada tahun 1747. Pada tahun 1756, Nassau Hall berdiri di tengah kawasan Princeton. Bangunan ini bahkan sempat berfungsi sebagai ibu kota sementara Amerika Serikat. Peristiwa itu terjadi pada tahun 1783 ketika Kongres Kontinental menggelar sidangnya di sana. Kini, Nassau Hall menjadi pusat administrasi kampus Princeton sendiri. Awalnya, Princeton University hanya menyediakan jenjang S1, sebelum pihak kampus membuka jenjang pascasarjana pada tahun 1900.

Bangunan-Bangunan di Princeton University

Siapa sangka, selain Nassau Hall yang kaya akan sejarah, Princeton masih punya kurang lebih 180 bangunan lain yang nggak kalah keren, lho Cationers! Beberapa di antaranya mencakup Princeton University Chapel dan Chancellor Green Library, yakni katedral serta perpustakaan bersejarah bernuansa gotik dengan jendela berhiaskan kaca patri dan langit-langit batu berkubah. Selain itu, ada Whitman College, Gedung East Pyne, serta berbagai aula, perpustakaan, hingga asrama khusus mahasiswa.

Baca Juga: Daftar Universitas Paling Estetik di Amerika Serikat

Fakta-Fakta Menarik Lainnya

Princeton University merupakan salah satu dari delapan kampus ternama di Amerika yang orang-orang juluki sebagai Ivy League. Bisa kita katakan, universitas ini sejajar dengan Harvard, Yale, Columbia, hingga Cornell University. Kampus ini mengusung moto informal “In the Nation’s Service and the Service of Humanity”. Melalui moto tersebut, Princeton berkomitmen melatih mahasiswanya agar siap memegang posisi kepemimpinan. Mereka juga didorong untuk mendedikasikan diri dalam pelayanan publik di berbagai bidang.

Princeton University telah sepenuhnya menjadi kampus coeducational, yakni menerima mahasiswa pria dan wanita sejak tahun 1969. Pada tahun ajaran 2024–2025, Princeton mencatat total 9.186 mahasiswa. Jumlah ini mencakup 5.726 mahasiswa tingkat sarjana, 3.324 mahasiswa pascasarjana, serta 136 mahasiswa khusus dari berbagai latar belakang. Sebagai universitas riset global, Princeton punya keunikan tersendiri. Mereka tetap memprioritaskan kualitas pengajaran tingkat sarjana (undergraduate teaching) lewat program akademik interdisipliner.

Dari segi wilayah, kawasan kampus ini tersebar di Municipality of Princeton, West Windsor Township, dan Plainsboro Township. Princeton berdiri di atas lahan ribuan hektare dengan lebih dari 400 gedung megah dan ribuan unit perumahan. Melalui keberadaan sekitar 8.000 karyawannya, Princeton tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi secara signifikan di wilayah New Jersey Tengah.

Beberapa Jurusan yang Tersedia

Princeton University menawarkan 37 pilihan jurusan tingkat sarjana di bawah dua gelar utama, yaitu Bachelor of Arts (B.A.) yang mencakup konsentrasi bidang Public Policy dan School of Architecture, serta Bachelor of Science in Engineering (B.S.E.). Kampus ini juga menyediakan lebih dari 50 program minor atau sertifikat lintas departemen. Beberapa pilihan jurusannya mencakup Humanities, Social Science, Natural Science, hingga Engineering.

Baca Juga: Peringkat Universitas Ivy League Terbaik Periode 2025–2026

Penerimaan Mahasiswa Internasional di Princeton University

Kabar gembira buat Cationers yang punya mimpi kuliah di luar negeri. Princeton University ternyata sangat terbuka untuk mahasiswa dari seluruh penjuru dunia. Hebatnya lagi, kampus ini memperlakukan pelamar lokal maupun internasional secara setara saat menyeleksi setiap berkas pendaftaran.

Khusus untuk calon mahasiswa S1, Princeton menjadi salah satu kampus elite di Amerika yang menyediakan bantuan keuangan penuh. Kampus ini menyediakan program need-based financial aid bagi pelajar internasional. Kondisi finansial keluarga tidak akan membatasi peluang untuk diterima. Pihak kampus siap menanggung biaya kuliah mahasiswa tanpa melihat latar belakang kewarganegaraan. Perlu diingat juga, Princeton murni mengandalkan sistem bantuan biaya ini dan tidak membuka jalur beasiswa lewat prestasi akademik atau olahraga.

Selain itu, pastikan juga persiapan kemampuan bahasa Inggris Cationers sudah matang. Jika sekolah asal tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama, kamu wajib melampirkan skor tes resmi, seperti TOEFL, IELTS, atau PTE. Buat Cationers yang mau mewujudkan mimpi kuliah di luar negeri tapi masih pusing dengan berkas dokumen, jangan khawatir! Hellocation menyediakan jasa Proofreading dan Translate Dokumen. Layanan ini siap membantu Cationers mempersiapkan seluruh dokumen dan berkas pendaftaran kuliah luar negeri dengan sempurna. Yuk, wujudkan mimpimu bareng Hellocation!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *