Kebakaran hutan di Gangwon Yangyang, Korea Selatan menjadi perhatian serius setelah pemerintah setempat mengeluarkan peringatan tanggap darurat level 1 pada Minggu pagi, 23 November 2025.
Kebakaran yang terjadi di wilayah timur laut Korea Selatan itu memaksa ratusan warga mengungsi sebagai langkah antisipasi atas meluasnya api di kawasan pegunungan.
Kebakaran ini pertama kali terdeteksi pada 22 November 2025 di daerah pegunungan Seorim-ri, Yangyang-gun, Provinsi Gangwon.
Hingga hari kedua, api masih terus menyala dan telah menghanguskan area seluas 20 hektare, atau setara dengan kurang lebih 28 kali luas lapangan sepak bola. Kondisi cuaca dan medan pegunungan turut memperlambat proses penanganan.

Baca juga: Krisis Populasi Korea Selatan: Ancaman Nyata di Tengah Angka Kelahiran yang Kian Merosot
Tingkat Pemadaman Kebakaran Gangwon
Menurut laporan pihak kehutanan Korea Selatan pada 23 November 2035, hingga pukul 07.00 pagi, tim pemadam kebakaran telah berhasil mengendalikan sekitar 55 persen area kebakaran.
Dari total garis api sepanjang 2,25 kilometer, sekitar 1,24 kilometer telah berhasil dipadamkan.
Upaya pemadaman intensif kembali dilakukan mulai pukul 07.15 pagi saat matahari terbit. Sebanyak 25 helikopter pemadam dikerahkan untuk menjatuhkan air dan bahan pemadam di titik-titik api yang masih aktif di daerah pegunungan.
Selain itu, tim pemadam darat juga bergerak secara bersamaan untuk mempercepat proses penanggulangan.
Namun, medan yang sulit dijangkau serta vegetasi kering membuat api mudah menyebar ke area lain. Oleh karena itu, pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan di wilayah sekitar Yangyang.

Kronologi Kebakaran Hutan di Gangwon Yangyang
Api pertama kali muncul sekitar pukul 18.16 waktu setempat sehari sebelumnya di area pegunungan Seorim-ri, Yangyang-gun, Gangwon. Pada malam hari, proses pemadaman menghadapi tantangan cukup besar karena helikopter tidak bisa dioperasikan setelah matahari terbenam.
Meski demikian, pihak berwenang tidak menghentikan upaya pemadaman. Lebih dari 320 petugas dikerahkan untuk melakukan pemadaman secara manual dan mengendalikan penyebaran api dari darat sepanjang malam.
Upaya ini menjadi sangat krusial untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah pemukiman maupun area hutan lainnya yang berisiko tinggi terbakar.
Ratusan Warga Dievakuasi di Tempat Aman
Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Yangyang-gun mengevakuasi lebih dari 600 warga dari lima desa terdekat, termasuk Seorim-ri, menuju balai komunitas dan tempat pengungsian sementara.
Evakuasi dilakukan untuk menjamin keselamatan penduduk, mengingat kebakaran berpotensi menyebar dengan cepat akibat angin dan kondisi alam yang kering.
Seorang pejabat dari pihak kehutanan menyampaikan bahwa sempat ada dua warga yang mengungsi namun telah kembali ke rumah masing-masing. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat kebakaran tersebut.
Pemerintahan Siapkan Investigasi dan Penilaian Kerusakan
Setelah proses pemadaman selesai, pihak berwenang akan melakukan investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran hutan di Yangyang serta menilai dampak lingkungan dan kerugian material yang ditimbulkan.
Kebakaran hutan ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di wilayah hutan yang rentan terbakar saat musim panas.
Pemerintah Korea Selatan juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api di area hutan.
Proses penanganan kebakaran di kawasan Gangwon Yangyang terus menjadi perhatian utama pemerintah setempat, mengingat luas area yang terdampak serta kondisi alam yang cukup sulit dijangkau.
Baca juga: Darurat Pendidikan Medis: Mahasiswa Kedokteran Korea Selatan Ikut Angkat Suara
Berbagai langkah telah dilakukan secara bertahap, baik melalui udara maupun darat, untuk memastikan api tidak kembali menyebar ke wilayah lain yang lebih luas.
Perkembangan terbaru terkait kebakaran hutan di Gangwon Yangyang masih akan terus dipantau dan diperbarui.
Itu tadi adalah kabar terbaru tentang kebakaran hutan di Gangwon Yangyang. Buat kamu yang tertarik mengikuti berita-berita seputar Korea Selatan, kamu bisa langsung kunjungi situs resmi Hellocation.
