Photo by Alexis Brown on Unsplash
Kehidupan pelajar di Korea Selatan tidak jauh berbeda dengan apa yang Cationers lihat pada drama Korea. Realitanya, tekanan yang diterima para pelajar karena ketatnya persaingan memang besar. Maka dari itu, Cationers harus siap dengan beberapa kebiasaan berikut apabila ingin belajar di negeri gingseng tersebut.

- Siap belajar lebih dari 10 jam
Gaya belajar yang disiplin dan cenderung ekstrim membuat para pelajar harus mampu belajar mulai 13 hingga 16 jam setiap harinya. Umumnya, mereka langsung pergi ke ruang belajar atau mengikuti les tambahan setelah kelas. Tak jarang mereka juga tetap belajar hingga dini hari walau sudah mengikuti kelas tambahan.

- Aktif dalam piket kelas
Seperti di Indonesia, sekolah di Korea Selatan juga menerapkan piket kelas yang harus dilaksanakan para siswa baik sebelum maupun setelah pembelajaran. Biasanya siswa membuang sampah di pagi hari, serta merapikan meja-kursi dan menghapus papan tulis di sore hari. Sehingga para siswa memiliki rasa bertanggung jawab atas kebersihan kelas mereka.

- Menjunjung tinggi guru
Menghormati pengajar di sekolah memang sudah kewajiban siswa. Akan tetapi, di Korea Selatan guru dianggap sebagai seorang yang sangat berjasa dan dihargai di masyarakat. Para guru juga mendapat tunjangan kehidupan yang layak.

- Masuk kelas pada hari Sabtu
Yup, bukan hanya sampai Jum’at, pelajar di Korea Selatan juga harus belajar di hari Sabtu. Namun, beberapa sekolah sudah tidak menerapkan hal ini, atau hanya diterapkan bagi siswa tingkat akhir.

Itu dia tadi beberapa kebiasaan belajar yang harus kamu biasakan sebelum belajar di Korea Selatan. Jangan lupa, usaha pasti tidak akan mengkhianati hasil! Jadi, Cationers harus selalu semangat, yaa. Last but not least, ikuti berbagai tips dan informasi seputar Korea Selatan melalui sosial media Hellocation, ya!
