Juni 4, 2026
Sumber: freepik

Pada tanggal 22 April 2025, ASEAN-Korea Center secara resmi mengumumkan peluncuran program pelatihan khusus ‘ASEAN Understanding Education’. Penyelenggara menargetkan pelatihan ini untuk guru sekolah menengah di berbagai negara dan mengadakannya pada Agustus mendatang. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman budaya ASEAN di kalangan pendidik.

Mengapa Penyelenggara Mengadakan Program Pelatihan?

Pelatihan ini memiliki tujuan strategis untuk memperkuat kompetensi guru dalam memperkenalkan keragaman budaya ASEAN kepada siswa di Korea Selatan. ASEAN-Korea Center menyusun pelatihan ini dengan baik agar para peserta tidak hanya memahami tetapi juga mampu mengajarkan nilai-nilai multikultural dari negara-negara ASEAN secara efektif.

Baca juga: Banten Kebanjiran Investasi Rp60 Triliun dari Korea Selatan

Latar belakang program ini selaras dengankebutuhan global saat ini. Asia Tenggara menawarkan kekayaan budaya yang luar biasa. Para guru melatih diri untuk berperan sebagai jembatan budaya sekaligus mempersiapkan generasi muda yang menguasai wawasan global dan mengedepankan toleransi terhadap perbedaan budaya.

Rangkaian Kegiatan Pelatihan

ASEAN-Korea Center dan ASEAN Culture House (Korea Foundation) akan menyelenggarakan pelatihan selama tiga hari di Busan. Mereka membagi acara menjadi dua sesi: 5–7 Agustus dan 12–14 Agustus 2025.

Peserta akan mengikuti berbagai kegiatan, termasuk:

  • Sesi perkenalan budaya 10 negara ASEAN oleh akademisi dan praktisi.
  • Pengalaman langsung mencicipi kuliner khas ASEAN.
  • Pembelajaran tentang sejarah ASEAN, tantangan masyarakat, dan kerja sama internasional.

Pada akhir pelatihan, para guru harus mampu menerapkan dan menjelaskan konsepnya dalam pengajaran.

Pendaftaran dan Persyaratan

Program pelatihan ini membuka pendaftaran bagi seluruh guru sekolah menengah dari berbagai negara ASEAN. Para calon peserta wajib mengirimkan aplikasi pendaftaran mereka paling lambat tanggal 20 Juni 2025 melalui alamat email resmi program di [email protected].

Penyelenggara menetapkan persyaratan khusus untuk peserta, yaitu setiap peserta harus terdaftar secara resmi dalam sistem informasi pendidikan nasional negara masing-masing dan hanya boleh mendaftar dengan satu identitas.

Baca juga: Rumah 5,5 Miliar Won Milik Park Na Rae Jadi Target Curian

Penyelenggara akan memberikan prioritas kepada guru yang aktif mengajar mata pelajaran terkait ilmu sosial atau kewarganegaraan. Program ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara penguasaan materi dan pengalaman praktis melalui berbagai simulasi dan kegiatan interaktif, sehingga peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan baru di lapangan.

Adakah dari Cationers yang tertarik untuk mendaftarkan diri? Jika iya, jangan lupa untuk lengkapi setiap syarat yang dibutuhkan dan tetap perhatikan tenggat pendaftaran yang ada. Kalian juga dapat mengunjungi Instagram @hellocationkorea dan website Hellocation untuk mendapatkan informasi menarik lainnya! Don’t let challenges dim your light. You’re capable of amazing things—keep going! ✨

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *