Juni 22, 2025

Cancel culture yang menjadi budaya di Korea Selatan kini semakin dikenal di berbagai negara dan banyak pula yang menerapkannya. Masih ingat dengan kasus-kasus yang menimpa sebagian besar selebriti Korea?

Kehidupan para selebriti itu tentunya berubah drastis setelah adanya kejadian tersebut. Namun masih ada yang bisa membersihkan nama baiknya, lho! Yuk cari tau fakta menarik seputar cancel culture di Korea dan siapa saja yang pernah terdampak kasus ini!

 

Baca juga: Fakta-fakta Aliran Sekte Sesat di Korea

 

Apa itu Cancel Culture?

Budaya ini telah lama ada, namun nama cancel culture diperkenalkan pada tahun 1991 lewat dialog dari sebuah film lawas yang berjudul New Jack City. Cancel culture sendiri diartikan sebagai keadaan dimana seseorang dianggap layak untuk diabaikan karena perbuatannya yang kurang pantas. Perilaku ini juga dapat diartikan sebagai pemboikotan terhadap individu atau sekelompok orang.

Budaya ini biasanya menimpa selebriti dan pejabat politik. Hal ini dikarenakan para public figure tersebut diharuskan untuk memiliki citra yang baik di hadapan masyarakat. Seiring dengan kemajuan teknologi, cancel culture sering dilakukan di media sosial.

Tak jarang perilaku cancel culture mengguncang mental para selebriti dan pejabat politik. Hal ini membuat mereka enggan untuk keluar rumah dan lebih sering menutup diri.

cancel culture di Korea Selatan

Penyebab Terjadinya Cancel Culture

Ada berbagai macam hal yang dapat menyebabkan seseorang diboikot, khususnya di industri hiburan Korea Selatan, beberapa diantaranya yaitu:

  1. Tindakan bullying atau perundungan
  2. Driving under the Influence (DUI) atau mengemudi saat mabuk
  3. Pelecehan seksual
  4. Kasus percintaan yang kurang pantas (perselingkuhan, hubungan tidak sehat, aborsi)
  5. Penyalahgunaan obat terlarang

 

Baca juga: Tips Persiapan Ujian Test TOPIK untuk Raih Beasiswa ke Korea

 

Selebriti Korea Selatan yang Pernah Mengalami Cancel Culture

Berikut ini Heon merangkum beberapa selebriti Korea Selatan yang pernah terjerat kasus dan mendapatkan perilaku cancel culture dari masyarakat.

  1. Kim Seon Ho

    Aktor yang namanya mulai melejit berkat drama Start-Up dan Hometown Cha-Cha-Cha ini sudah gak asing lagi di telinga para penikmat drakor. Namun Park Seon Ho terseret skandal yang menggemparkan masyarakat tak lama setelah ia mulai dikenal luas oleh publik.

    Diduga bermula dari mantan pacarnya yang
    speak-up di komunitas online terkait Kim Seon Ho yang memaksanya untuk melakukan aborsi. Publik tidak menyangka dan sangat menyayangkan kejadian tersebut.

    Setelah mengumpulkan beberapa bukti terkait skandal tersebut, mantan Kim Seon Ho mengaku bahwa sang aktor telah meminta maaf. Beberapa sumber juga mengatakan kalau Kim Seon Ho tidak pernah menyuruh mantannya melakukan aborsi, melainkan ia ingin bertanggung jawab.


    Namun
    nasi sudah menjadi bubur, publik telah melakukan cancel culture terhadap Kim Seon Ho akibat kekesalan mereka. Karena hal itu pula, Kim Seon Ho sempat kehilangan beberapa tawaran proyek drama dan film.

  2. Seo Yea Ji

    Banyak penggemar mulai mengenali Seo Yea Ji melalui dramanya yang berjudul It’s Okay Not to be Okay. Pada 2021 lalu, Dispatch mengungkap bukti-bukti yang menunjukkan tindakan manipulatif sang aktris terhadap pacarnya, Kim Jung Hyun.

    Bukti menunjukkan bahwa Seo Yea Ji melarang kekasihnya tersebut untuk dekat dengan lawan mainnya. Hal ini tentunya menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan karena lawan main Kim Jung Hyun pada saat itu adalah salah satu member idol group terkenal, Seohyun SNSD.

    Seo Yea Ji sendiri sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada publik. Sedangkan Kim Jung Hyun masih dilanda cancel culture yang berat oleh masyarakat.

  3. Shin Jimin AOA

    Sempat heboh pada masanya, kasus yang dialami leader AOA ini menjadi awal dari terkuaknya kasus-kasus lain yang dimiliki para selebriti. Pada saat itu, Jimin AOA diberitakan melakukan bullying terhadap salah satu anggotanya, Kwon Mina.

    Hal ini sampai membuat grup AOA bubar dan banyak yang melayangkan hujatan kepada para member yang diduga berpihak pada Jimin. Setelah memberikan klarifikasi kalau ia tidak melakukan hal tersebut, Jimin menutup diri dari publik dalam jangka waktu yang panjang.

    Masyarakat pun mulai menyadari kalau bukti-bukti yang ada kurang reliabel dan tidak sedikit orang yang berbalik menyerang media sosial milik Kwon Mina karena dianggap playing victim. Jimin yang telah melalui kejadian cancel culture tersebut kini sudah perlahan kembali ke industri musik.

  4. Naeun APRIL

    Salah satu anggota dari APRIL dan juga aktris yang terkenal karena membintangi drama Extraordinary You ini dikabarkan melakukan bullying terhadap salah satu anggota grupnya. Bernasib sama dengan AOA, grup APRIL pun resmi bubar akibat adanya skandal ini.

    Sebenarnya tidak hanya Naeun saja, namun seluruh anggota APRIL dituduh melakukan bullying terhadap Hyunjoo. Berbagai bukti video disebarkan dan membuat publik berspekulasi negatif.
    Hingga saat ini tidak ada kejelasan terkait skandal bullying tersebut dan para mantan anggota APRIL masih mendapatkan cancel culture dari beberapa pihak.

 

Wah, budaya cancel culture ini ternyata se-serem itu yaa, tapi ini bisa jadi pelajaran untuk tidak melakukan tindakan yang kurang pantas. Selain bisa menghukum para pelaku, juga dapat mengurangi orang-orang yang ingin berbuat jahat. Gimana jadinya ya kalo budaya ini diterapkan di Indonesia?

Share pendapatmu dan dapatkan informasi menarik lainnya dengan ikuti terus blog Hellocation dan follow instagram Hellocation di @hellocationkorea @hellocation.id @exploration.hc

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *