Juni 6, 2026
Bahasa Jepang

Sumber Gambar: Kepo Jepang

Cationers yang sedang mempelajari bahasa Jepang pasti gak asing dengan istilah akhiran honorific. Akhiran honorific ini membantu menciptakan nuansa sopan dan hormat dalam komunikasi sehari-hari. Ini merupakan bagian penting dan perlu dipelajari dengan baik, ya.

Lewat artikel ini, kita akan membahas arti dan penggunaan akhiran honorific yaitu –chan, –san, –kun, dan –sama. Mari, simak penjelasannya berikut ini.

Penjelasan “-san, -chan, -kun, -sama

Di Jepang, saat kita membicarakan atau memanggil seseorang, terdapat penggunaan akhiran setelah nama seseorang sebagai bentuk rasa hormat atau kesopanan terhadap individu tersebut.

Akhiran honorific ini layaknya orang Indonesia memanggil Tuan, Nyonya, Nona, Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari. Paling umum dan sering digunakan adalah san. Namun, bukan hanya –san, variasi lainnya ada –chan, –kun, dan –sama.

Perbedaan “san, chan, kun, dan sama”

San

Akhiran ini digunakan pada individu baik laki-laki maupun perempuan yang belum begitu kita kenal atau tidak begitu dekat. Penggunaannya bisa disematkan ke nama lengkap atau nama keluarga seseorang.

Selain itu, akhiran -san juga dapat digunakan untuk merujuk pada seseorang berdasarkan pekerjaan atau profesi mereka.

Contoh kalimat:

Tanaka-san wa nihongo no sensei desu.

田中さんは日本語の先生です。

たなかさんは にほんごの せんせい です。

→ Bapak Tanaka adalah guru bahasa Jepang.

Chan

-chan (ちゃん) adalah akhiran yang digunakan dalam bahasa Jepang untuk mengekspresikan kedekatan, keintiman, dan kadang-kadang kesan lucu atau menggemaskan ketika merujuk kepada anak-anak, teman dekat, atau hewan peliharaan. Ini memberikan nuansa akrab dan hangat dalam percakapan sehari-hari.

Contoh kalimat:

Maruko-chan wa chou kawaii desune.

まる子ちゃんはちょうかわいいですね。

まるこちゃんは ちょう かわいい ですね。

→ Maruko-chan sangat imut ya.

Kun

Akhiran -kun lebih umum digunakan untuk mengacu pada anak laki-laki atau teman laki-laki yang sudah akrab. Ini juga lazim digunakan oleh senior kepada junior laki-laki. Dalam lingkup bisnis atau pekerjaan, akhiran -kun juga sering digunakan kepada junior perempuan.

Mirip dengan -chan, tidak ada padanan yang sesuai dalam bahasa Indonesia untuk akhiran -kun. Dalam tulisan, akhiran ini bisa ditulis menggunakan huruf hiragana ~くん atau karakter kanji ~君.

Contoh kalimat:

Kinou, Hiro-kun wa paatii e konakatta.

きのう、ヒロくんはパーティーへ来なかった。

きのう、ひろくんは ぱーてぃーへ こなかった。

→ Hiro-kun tidak datang ke pesta kemarin.

Sama

Akhiran -sama adalah bentuk yang lebih sopan dibandingkan -san. Hal ini umumnya digunakan ketika berbicara tentang orang yang memiliki status yang lebih tinggi atau dalam situasi resmi. Bisa juga pada individu dengan keahlian atau pesona yang luar biasa, seperti aktor atau idola.

Akhiran -sama digunakan untuk mengekspresikan nuansa kesopanan dan rasa hormat tinggi terhadap seseorang.

Dalam bahasa Indonesia, padanan yang paling mendekati adalah Tuan dan Nyonya.

Contoh kalimat:

Leonardo DiCaprio-sama wa nihon de sugoku ninki de aru.

レオナルド・ディカプリオさまは日本ですごく人気である。

れおなるど・でぃかぷりおさまは にほんで すごく にんき である。

→ Leonardo DiCaprio-sama sangat terkenal di Jepang.

Itu dia pembahasan sederhana mengenai perbedaan -chan, -san, -kun, dan -sama. Penting untuk memahami maknanya dan coba aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai salah penggunaannya, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *