Juni 4, 2026
Source: Pinterest

Hi Cationers!

Berbicara terkait Pendidikan, Korea Selatan merupakan salah satu negara maju yang sangat mengutamakan kelayakannya Pendidikan. Hingga saat ini, Negara tersebut berhasil memiliki Siswa-siswi hebat dalam bidang Akademik. Selain itu, Negara dan media lain paling banyak menyoroti budaya pendidikannya yang sangat kompetitif. Namun, seperti makna peribahasa yang berkata “Semakin terang cahayanya, maka semakin gelap pula bayangannya,” dibalik dedikasi tinggi Siswa berprestasi tinggi di Korea Selatan dalam menuntut ilmu, ada pengaruh yang muncul dari beberapa pernyataan di atas. Di antaranya, ketika Orang Dewasa termasuk Para Guru mengkhawatirkan hubungan sosial Siswa Korea.  Oleh karena itu, HelloCation Korea akan membahas tentang beberapa fakta yang dimiliki Siswa Korea Selatan berprestasi akademik tinggi dalam bersosialisasi. 

Baca juga: Siswa Korea Selatan: Hebat di Akademik, Tapi Kenapa Kesepian?

Prestasi Akademik Sangat Tinggi 

Meskipun siswa Korea Selatan meraih prestasi akademik sangat tinggi di tingkat internasional, peringkat 2 untuk matematika, 2 untuk sains, dan 3 untuk membaca, namun Korea Educational Development Institute (KEDI) melalui penelitian terbaru berdasarkan data Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) 2022 menemukan adanya ketimpangan dalam aspek hubungan sosial dan kemandirian. Hal ini menunjukkan bahwa di balik prestasi yang luar biasa tersebut, keterampilan sosial, pengelolaan emosi dan keinginan untuk menikmati hidup para Siswa sangat lemah. 

Hubungan Sosial dengan Teman di Posisi Terbawah

Siswa Korea unggul dalam akademik, namu hubungan dengan teman sebaya justru sangat rendah. Mereka hanya berada di peringkat 36 dari 37 negara OECD. Alasan utama berdasarkan data tersebut adalah Siswa Korea memiliki kemampuan yang rendah dalam bidang non-kognitif seperti keterampilan sosial, pengendalian emosi dan kesadaran diri.  Dengan demikian, hal tersebut menunjukkan adanya kesenjangan besar dalam interaksi sosial mereka. 

Hubungan dengan Orang Tua dan Guru

Relasi Siswa Korea dengan orang tua berada di peringkat 12, relatif menurun dibandingkan prestasi akademiknya. Sebaliknya, hubungan dengan guru sangat baik dan bahkan menempati peringkat 1, menunjukkan adanya kedekatan dan rasa hormat tinggi terhadap guru. Tim peneliti KEDI mengungkapkan bahwa hubungan Siswa sekolah dasar yang menghabiskan banyak waktu dengan wali kelas mereka sehingga menjalin hubungan yang dekat. 

Kurang Menikmati Kehidupan Sosial dan Rekreasi

Para Siswa Korea juga dinilai kurang menikmati kehidupan di luar akademik. Kehidupan sehari hari hanya berada di peringkat 27, rekreasi di peringkat 36, dan eksplorasi karier di peringkat 29 dalam laporan data KEDI berdasarkan data dari Program Penilaian Siswa Internasional (PISA) 2022, yang menganalisis tingkat pendidikan seni liberal siswa berusia 15 tahun di 37 negara OECD. Melalui data tersebut, KEDI menilai bahwasanya Siswa Korea melampaui ekspektasi dalam prestasi akademik, akan tetapi hal itu juga menunjukkan kekurangan yang serius pada bidang bidang yang sebenarnya, menentukan makna hidup, seperti pembentukan hubungan dan realisasi diri.

 

Laporan KEDI menekankan bahwa proses belajar dan masa remaja adalah fase krusial bagi perkembangan sosial, emosional, dan kognitif. Oleh karena itu, selain fokus pada prestasi akademik, sekolah juga perlu memperkuat pendidikan humaniora agar siswa bisa menumbuhkan identitas diri, membangun hubungan sosial sehat, dan menikmati kehidupan dengan lebih seimbang. 

Baca juga: Korea Selatan Uji Coba AI di Sekolah, Efektifkah Gantikan Les? 

Nah, Cationers! setelah tahu 4 fakta ini, bagaimana menurut kamu? Apakah prestasi akademik harus selalu jadi prioritas utama, atau justru keseimbangan sosial dan emosional lebih penting? 

Yuk, tulis pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa follow @hellocationkorea di instagram untuk update seputar Budaya, Pendidikan dan Bahasa Korea Selatan, serta jangan lupa bagikan artikel ini ke teman-temanmu biar makin banyak yang sadar akan isu ini! 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *