Learning korean
Annyeong, Cationers! Siapa di sini yang suka nonton drakor atau mendengarkan lagu K-Pop dan penasaran kenapa akhiran kata kerja dalam bahasa Korea suka berubah-ubah? Terkadang kita mendengar akhiran -yodeo, -ayo, atau -goyeyo. Nah, perubahan akhiran kata kerja atau kata sifat tersebut berhubungan erat dengan yang namanya tenses atau bentuk waktu kejadian!
Selain bahasa Inggris, bahasa Korea juga mengenal pembagian waktu untuk menyatakan kejadian yang sedang terjadi (present), sudah berlalu (past), maupun yang akan datang (future). Oleh karena itu, untuk memahami pola tenses ini sangat penting agar komunikasi bahasa Korea kamu makin lancar, tepat sasaran, dan tidak membingungkan lawan bicara. Yuk, kita bedah satu per satu pola dasarnya secara ringkas dan praktis!
π Disclaimer Tingkat Kesopanan (Level Of Politeness):
Contoh-contoh kalimat dalam artikel ini menggunakan bentuk Informal Formal / Sopan (μ/μ΄/ν΄μ). Bentuk ini adalah ragam bahasa standar sehari-hari yang sopan, ramah, dan aman digunakan kepada orang yang baru dikenal, rekan kerja, maupun orang yang lebih tua dalam situasi santai atau kasual. Bentuk formal (γ λλ€/μ΅λλ€) digunakan untuk situasi resmi seperti berita. Sementara itu, bentuk -μμ/μ΄μ hadir sebagai jalan tengah yang sopan namun tetap santai, serta berbeda dari banmal (μ/μ΄) yang khusus untuk teman sebaya atau bagi yang lebih muda.

1. Past Tense (κ³Όκ±°μμ – Gwageosije): Menyatakan Kejadian Masa Lalu
Past Tense berguna untuk menyatakan aktivitas, peristiwa, atau kondisi yang sudah terjadi atau selesai di masa lalu. Dalam bahasa Korea, untuk menandakan masa lalu secara umum bisa menggunakan imbuhan μ/μ/ν (ass/eoss/haess).
Pola Bahasa Sopan (Informal Formal):
1. Akhiran vokal γ (a) atau γ (o): Ditambahkan μμ΄μ (asseoyo).
- Kata kerja: λ§λλ€ (mannada – bertemu) λ§λ¬μ΄μ (mannasseoyo – sudah bertemu)
- Contoh kalimat: μ΄μ μΉκ΅¬λ₯Ό λ§λ¬μ΄μ. (Eoje chingureul mannasseoyo. – Kemarin saya sudah bertemu teman.)
2. Akhiran vokal selain γ /γ : Ditambahkan μμ΄μ (eosseoyo).
- Kata kerja: λ§μλ€ (masida – minum) λ§μ ¨μ΄μ (masyeosseoyo – sudah minum)
- Contoh kalimat: μμΉ¨μ λ°λ»ν μ°μ λ₯Ό λ§μ ¨μ΄μ. (Achime ddaatteut-han uyureul masyeosseoyo. – Tadi pagi saya sudah minum susu hangat.)
3. Kata kerja/sifat berakhiran νλ€ (hada): Berubah menjadi νμ΄μ (haesseoyo).
- Kata kerja: μ΄λνλ€ (undonghada – berolahraga) μ΄λνμ΄μ (undonghaesseoyo – sudah berolahraga)
- Contoh kalimat: 곡μμμ μ΄λνμ΄μ. (Gongwoneseo undonghaesseoyo. – Saya sudah berolahraga di taman.)
2. Present Tense (νμ¬μμ – Hyeonjaesije): Menyatakan Kejadian Masa Kini
Present Tense berguna untuk menyatakan fakta umum, kebiasaan sehari-hari, atau tindakan yang sedang terjadi saat ini. Pola ini merupakan salah satu pola paling mendasar yang wajib kamu kuasai.
Pola Bahasa Sopan (Informal Formal):
1. Akhiran vokal γ (a) atau γ (o): Ditambahkan μμ (ayo).
- Kata kerja: λ°λ€ (batda – menerima) λ°μμ (badayo – menerima)
- Contoh kalimat: μμΌ μ λ¬Όμ λ°μμ. (Saeng-il seonmureul badayo. – Saya menerima hadiah ulang tahun.)
2. Akhiran vokal selain γ
/γ
: Ditambahkan μ΄μ (eoyo).
- Kata kerja: λ§λ€λ€ (mandeulda – membuat) λ§λ€μ΄μ (mandeureoyo – membuat)
- Contoh kalimat: μ§κΈ λ§μλ μ리λ₯Ό λ§λ€μ΄μ. (Jigeum masinneun yorireul mandeureoyo. – Sekarang saya membuat masakan yang lezat.)
3. Kata kerja/sifat berakhiran νλ€ (hada): Berubah menjadi ν΄μ (haeyo).
- Kata kerja: μ΄μΌκΈ°νλ€ (iyagihada – berbicara/ngobrol) μ΄μΌκΈ°ν΄μ (iyagihaeyo – ngobrol)
- Contoh kalimat: νκ΅ μΉκ΅¬μ μ΄μΌκΈ°ν΄μ. (Hanguk chinguwa iyagihaeyo. –Β Saya ngobrol dengan teman Korea.)
π‘Tips: Jika ingin menegaskan aktivitas yang benar-benar sedang berlangsung (present continuous), kamu bisa menambahkan bentuk κ³ μλ€ (go itda) pada kata kerja, contohnya: μμ μ λ£κ³ μμ΄μ (Eumageul deutgo isseoyo – sedang mendengarkan musik).
3. Future Tense (λ―Έλμμ – Miraesije): Menyatakan Rencana atau Masa Depan
Future Tense berguna untuk mengungkapkan niat, janji, atau perkiraan kejadian yang akan datang (masa depan).
Pola Bahasa Sopan (Informal Formal):
1. Berakhiran Vokal: Ditambahkan γΉ κ±°μμ (l geoyeyo).
- Kata kerja: μ¬λ€ (sada – membeli) μ΄ κ±°μμ (sal geoyeyo – akan membeli)
- Contoh kalimat: λ΄μΌ μμ μ·μ μ΄ κ±°μμ. (Naeil yeppeun oseul sal geoyeyo. – Besok saya akan membeli pakaian yang bagus.)
2. Berakhiran Konsonan (Batchim): Ditambahkan μ κ±°μμ (eul geoyeyo).
- Kata Kerja: μ°Ύλ€ (chatda – mencari) μ°Ύμ κ±°μμ (chajeul geoyeyo – akan mencari)
- Contoh kalimat: λμκ΄μμ μ± μ μ°Ύμ κ±°μμ. (Doseogwaneseo chaegeul chajeul geoyeyo. – Saya akan mencari buku di perpustakaan.)

Ringkasan Perbandingan Kata Kerja
Finally! supaya mempermudah pemahaman kamu, yuk mari kita lihat perubahan satu kata kerja λ Έλνλ€ (noraehada – bernyanyi) dalam ketiga bentuk tenses (bentuk informal formal/sopan):
- Past Tense: λ Έλνμ΄μ (noraehaesseoyo) β Sudah bernyanyi
- Present Tense: λ Έλν΄μ (noraehaeyo) / λ Έλνκ³ μμ΄μ (noraehago isseoyo) β Bernyanyi / Sedang bernyanyi
- Future Tense: λ Έλν κ±°μμ (noraehal geoyeyo) β Akan bernyanyi
Gimana nih, Cationers? Ternyata memahami tenses dalam bahasa Korea tidak serumit yang dibayangkan, kan? Dengan menguasai perubahan dasar ini, kemampuan speaking dan writing kamu bakal terasa lebih natural dan percaya diri!
Nah, buat kamu yang mau belajar tata bahasa Korea lebih dalam, mempersiapkan studi ke Korea, atau butuh panduan seputar info beasiswa dan kehidupan di Negeri Ginseng, jangan lupa cek dan follow media sosial @hellocationkorea! dapatkan fakta menarik, tips belajar, dan informasi edukatif lainnya, See you, Cationers!
