Sumber: Istock

Taiwan bukan hanya terkenal dengan teknologi canggih dan bubble milk tea yang menggoda, negara ini juga menjadi salah satu destinasi kuliah favorit di Asia, lho! Dengan kualitas pendidikan tinggi, biaya hidup yang terjangkau, dan lingkungan multikultural yang ramah, Taiwan menawarkan pengalaman belajar yang tak terlupakan. Nah, kalau Cationers jadi salah satu yang tertarik kuliah di Taiwan, simak dulu langkah-langkah persiapan kuliah di Taiwan berikut ini. Siapa tahu, Taiwan adalah gerbang masa depan Cationers!
Apa Saja Persiapan Kuliah di Taiwan?
Menentukan Jurusan dan Universitas
Sebelum memulai studi di sana, langkah pertama yang perlu Cationers lakukan adalah menentukan jurusan dan universitas yang sesuai dengan minat dan tujuan karier. Jangan asal pilih hanya karena ikut-ikutan teman atau karena kampusnya terlihat keren di Instagram. Ini tentang masa depan, jadi pastikan kamu benar-benar memahami apa yang ingin dipelajari dan di mana kamu ingin berkembang.
Setelah menentukan jurusan, saatnya memilih universitas yang sesuai. Taiwan memiliki banyak universitas berkualitas tinggi yang masuk dalam peringkat dunia. Beberapa universitas terbaik di Taiwan antara lain:
- National Taiwan University (NTU), kampus paling bergengsi di Taiwan, unggul di bidang teknik, sains, dan manajemen.
- National Tsing Hua University (NTHU), terkenal dengan program teknik dan riset nuklirnya.
- National Cheng Kung University (NCKU), unggul di bidang teknik sipil, arsitektur, dan kedokteran.
Siapkan Dokumen Penting, Sebelum Kuliah di Taiwan
Setelah menentukan jurusan dan universitas tujuan, langkah berikutnya yang tak kalah krusial adalah menyiapkan dokumen-dokumen penting untuk proses pendaftaran. Ini bukan sekadar formalitas, namun dokumen yang lengkap, rapi, dan sesuai standar bisa menjadi penentu apakah Cationers lolos seleksi atau tidak. Jadi, yuk Heon spill apa saja dokumen yang perlu kamu siapkan dan bagaimana cara mengelolanya dengan baik!
- Ijazah dan Transkrip Nilai
- Sertifikat Kemampuan Bahasa
- Surat Rekomendasi
- Motivation Letter atau Personal Statement
- Surat Keterangan Sehat
- Paspor dan Foto
Riset Biaya Hidup untuk Persiapan Kuliah di Taiwan
Pada dasarnya biaya hidup di Taiwan sangat bergantung pada kota tempat Cationers tinggal dan gaya hidup tentunya. Kota besar seperti Taipei tentunya lebih mahal dibandingkan kota pelajar seperti Tainan atau Taichung. Namun, tetap saja Cationers perlu menyusun anggaran agar tidak kaget di tengah jalan. Yuk, kita bahas rinciannya secara umum!
- Tempat tinggal: NT$5.000–NT$15.000 atau Rp2.700.000–Rp8.300.000 per bulan, tergantung apakah kamu tinggal di asrama kampus atau menyewa apartemen pribadi.
- Makan dan minum: NT$3.000–NT$6.000 atau Rp1.600.000–Rp3. 300.000 per bulan. Makan di kantin kampus atau warung lokal bisa sangat hemat, apalagi jika kamu memasak sendiri.
- Transportasi: NT$500–NT$1.000 atau Rp275.000–Rp553.000 per bulan. Taiwan punya sistem transportasi umum yang efisien dan murah, termasuk MRT, bus, dan sepeda umum (YouBike).
- Kebutuhan pribadi dan utilitas: NT$1.000–NT$2.000 atau Rp553.000–Rp1.100.000 per bulan, termasuk pulsa, internet, laundry, dan perlengkapan harian.
Cari Informasi Beasiswa Sebanyak-banyaknya
Untuk membantu pembiayaan, Taiwan sangat mendukung mahasiswa internasional melalui berbagai program beasiswa penuh dan parsial. Beberapa beasiswa yang paling populer antara lain:
- Taiwan Scholarship (MOE): Disediakan oleh Kementerian Pendidikan Taiwan (MOE), beasiswa ini mencakup biaya kuliah penuh dan tunjangan hidup bulanan.
- MOFA Taiwan Scholarship: Diberikan oleh Kementerian Luar Negeri Taiwan, mencakup biaya kuliah, tiket pesawat, dan tunjangan hidup
- Taiwan ICDF (International Cooperation and Development Fund) Scholarship: Cocok untuk program S2 dan S3, mencakup biaya kuliah, akomodasi, tiket pesawat, dan tunjangan bulanan.
- Beasiswa Universitas: Hampir semua universitas di Taiwan memiliki skema beasiswa internal, mulai dari potongan biaya kuliah hingga tunjangan hidup.
Baca juga: Beasiswa Italia untuk Mahasiswa Internasional
Mengurus Visa Pelajar dan ARC di Taiwan
Setelah menerima surat penerimaan dari universitas impian di Taiwan, Cationers perlu segera mengurus visa pelajar dan ARC (Alien Resident Certificate). Untuk keperluan ini, Cationers harus menyiapkan sejumlah dokumen penting, seperti paspor yang masih berlaku, formulir aplikasi visa, surat penerimaan dari universitas (LoA), ijazah dan transkrip nilai yang sudah diterjemahkan, serta bukti kemampuan finansial jika tidak memperoleh beasiswa penuh.
Setelah menerima persetujuan visa dan tiba di Taiwan, kamu harus segera mengurus ARC. ARC berperan penting sebagai kartu indentitas yang kamu gunakan untuk membuka rekening bank, mengakses layanan kesehatan, hingga memperpanjang izin tinggal. Banyak banget manfaatnya, ya, Cationers! Untuk mengajukannya, kamu perlu menyiapkan dokumen seperti paspor, visa pelajar, Letter of Acceptance (LoA), dan foto ukuran paspor.
Persiapan Kuliah di Taiwan: Pelajari Bahasa dan Budayanya
Meskipun banyak program kuliah di Taiwan yang diajarkan dalam bahasa Inggris, tetapi ketika Cationers menguasai bahasa Mandarin, kamu akan lebih mudah menjalani kehidupan sehari-hari, mulai dari membeli makanan, bertanya arah di stasiun MRT, hingga menjalin pertemanan dengan warga lokal.
Cationers juga perlu memahami budaya Taiwan agar lebih mudah beradaptasi dan dihargai oleh lingkungan sekitar. Warga lokal sangat menjunjung tinggi budaya antre, terbiasa memberi dan menerima barang dengan dua tangan, serta menjaga ketenangan di ruang publik. Ketika kamu menerapkan kebiasaan-kebiasaan ini, menunjukkan bahwa kamu menghormati norma lokal. Jadi, siap menyapa dunia dengan “Nǐ hǎo?”.
Membangun Jaringan dan Komunitas di Taiwan
Khawatir soal pertemanan? Itu bukan masalah. Di Taiwan, Cationers tidak akan sendirian. Ada ribuan mahasiswa internasional dari berbagai negara, termasuk komunitas pelajar Indonesia yang aktif dan solid. Inilah saatnya Cationers membuka diri dan membangun jaringan yang bisa mendukung kamu secara akademik, sosial, dan emosional.
Salah satu komunitas terbesar dan paling aktif adalah PPI Taiwan (Perhimpunan Pelajar Indonesia di Taiwan). Organisasi ini menjadi rumah bagi mahasiswa Indonesia dari berbagai jenjang dan universitas. Mereka rutin mengadakan kegiatan seperti seminar, pelatihan, diskusi beasiswa, hingga acara budaya seperti Indonesian Cultural Day.
Tidak hanya komunitas Indonesia, Cationers juga bisa bergabung dengan organisasi mahasiswa internasional di kampus, klub hobi, atau kelompok riset. Ini adalah cara yang bagus untuk memperluas jaringan global, meningkatkan kemampuan bahasa, dan belajar dari perspektif budaya yang berbeda. Build your global circle!
Jadi, gimana nih, Cationers, sudah sejauh mana persiapan kuliah di Taiwan? Bermimpi kuliah di luar negeri memang seru, tapi mewujudkannya di Taiwan bisa jadi pengalaman yang tak terlupakan. Dengan perencanaan yang matang, mulai dari memilih jurusan, mencari beasiswa, hingga memahami budaya lokal, kamu sedang mempersiapkan petualangan hidup yang lebih dari sekadar akademik.
Kalau Cationers butuh panduan dalam hal legalitas dokumen, bimbingan, hingga belajar bahasa asing, layanan Apostille di Hellocation siap bantu kamu, lho! Langsung saja hubungi Heon dan mari kita susun rencana studimu bareng-bareng!
