
Sebanyak 28 ribu TKI menjadi pejuang devisa di negara Korea Selatan (2022).
***
Annyeong Cationers!
Dilihat dari angka di atas, cukup banyak ya, tenaga kerja Indonesia yang bekerja di negeri gingseng? Terlebih, sebagai negara maju tentunya banyak lowongan pekerjaan di berbagai industri. Sudah lama pula pemerintah Indonesia menjalin hubungan penyaluran kerja bernama G to G (Government to Government).
Nah, kalau kamu punya minat berangkat, perlu banget buat tahu hal-hal seputar syarat, cara hingga etos kerja di Korea buat bikin persiapanmu makin oke!
Syarat Kerja Di Korea
Syarat bekerja di Korea sendiri terbagi menjadi dua, dimulai dari kualifikasi hingga dokumen secara umum, yakni:
Kualifikasi Diri
- Berusia 18-39 tahun
- Berijazah minimal SMP/sederajat
- Tak pernah terjerat pidana juga dideportasi dari Korea Selatan
- Mendapatkan izin dari keluarga, baik orang tua ataupun pasangan sah
- Sehat secara fisik dan mental juga tidak mengalami buta warna
- Tidak memiliki riwayat penyakit berat, seperti paru-paru, hepatitis, hingga penyakit kelamin.
- Tidak pernah diamputasi, baik tangan, kaki, maupun jari.
- Tidak sedang hamil (untuk calon tenaga kerja perempuan).
- Tidak memakai susuk atau sebagainya
- Terakhir, lolos ujian Bahasa Korea
Syarat Dokumen:
- E-KTP
- KK
- Ijazah pendidikan terakhir
- Akta Kelahiran
- Kartu Kuning
- SKCK dari Polda
- Paspor aktif
- Surat izin keluarga yang disahkan oleh kepala desa atau lurah.
- Surat Keterangan Tidak Buta Warna dari dokter (minimal dibuat dalam 6 bulan terakhir).
- Buku rekening dan email atas nama sendiri yang masih aktif.
- Belum pernah bekerja selama lebih dari lima tahun berturut-turut di Korea.
Cara Mendapatkan Pekerjaan di Korea
Umumnya, yang sekarang kita ketahui ada dua cara untuk bisa belerja di Korea, yakni melalui jasa swasta seperti yayasan ataupun melalui program G to G yang keamanannya cukup terjamin karena melalui pemerintahan sehingga berikut merupakan caranya, yaitu:
Mengikuti kursus bahasa Korea.
Mengikuti ujian EPS-TOPIK (Employment Permit System-Test Of Proficiency in Korean) atau tes bahasa Korea dan skill. Tes ini biasanya digelar dua kali dalam setahun. Kalau kamu lolos, kamu bisa langsung mengirim data lamaran secara online juga melampirkan hasil medical check-up. Lalu setelah lamaranmu lolos, kamu pun akan mendapat SLC (Standard Labour Contract) atau kontrak kerja.
Terakhir, mengikuti Preliminary Education alias training selama sepekan lalu menunggu jadwal terbang ke Korea dan mulai bekerja di sana.
Etos Kerja di Korea
Terakhir, yang perlu Cationers tahu adalah etos kerja, yakni budaya kerja di sana yang akan menjadi “kehidupan” sehari-harimu, yakni:
1. Disiplin dan Tepat Waktu
Keterlambatan sama dengan perbuatan buruk, alias tidak menghargai orang lain. Jadi, saat bekerja di sana, kamu tidak boleh terlambat alias harus on time dalam keadaan apapun.
2. Profesional
Banyak perusahaan di Korea Selatan menetapkan standar kinerja yang tinggi bagi para karyawannya, sehingga tak urung jika ada kesalahan, maka akan diutarakan tanpa basa-basi.
Namun, mereka akan menerima kesalahan dengan lapang dan berusaha memperbaiki kesalahan, karena setiap teguran dan kritikan dijadikan dorongan untuk maju semakin lebih baik.
3. Kejujuran
Sama halnya seperti di Indonesia, di Korea pun kejujuran adalah modal utama seorang karyawan untuk meraih kepercayaan. Jujur yang dimaksud dalam pekerjaan adalah para pegawai jujur terhadap kerja mereka sendiri, termasuk tidak suka korupsi uang atau manipulasi data.
Nah, Cationers, itulah informasi seputar bekerja di Korea. Setelah baca ini, apa kamu makin tertarik? Yuk, komen di bawah!
Jangan lupa juga follow akun Instagram hellocationkorea buat dapat insight lebih banyak tentang Korea, ya!
