Juli 2, 2026
Pemandangan tebing Gunung Gwanaksan dengan latar kota Seoul
Pemandangan kota Seoul yang terlihat dari puncak Gunung Gwanaksan.
(Sumber: Koreatodo)

안녕, Cationers!

Kalau Cationers lagi capek banget sama rutinitas, entah itu kerjaan, kuliah, atau sekadar merasa jenuh sama kehidupan, ke mana biasanya Cationers pergi buat refreshing? Di Korea Selatan, tepatnya di Seoul, banyak anak muda yang ternyata punya jawaban yang sama, yaitu naik gunung. Bukan sekadar mendaki gunung yang jauh atau ekstrem lho ya, belakangan ini ada satu gunung yang malah viral sebagai energy hotspot”.  Namanya Gunung Gwanaksan. Kalau Cationers belum pernah dengar, mungkin sekarang saatnya mulai kepo.

Siapa sangka, sebuah gunung di Seoul yang selama ini cuma jadi tujuan hiking biasa tiba-tiba berubah jadi tempat paling dicari anak muda Korea. Menariknya, banyak orang benar-benar merasa lebih “ringan” setelah ke sana. Jadi, ini cuma tren lewat doang atau memang ada sesuatu yang bikin tempat ini terasa berbeda?  

Penasaran kenapa bisa sepopuler itu? Yuk, simak fakta-fakta serunya!   

Baca Juga: Wastra Indonesia: Budaya Lokal yang Mendunia di Korea Selatan

Satu Episode Acara TV yang Mengubah Segalanya 

Gunung Gwanak mendadak viral jadi energy hotspot anak muda Korea. Terletak di antara Distrik Gwanak di Seoul dan Gwacheon di Provinsi Gyeonggi, gunung ini kini ramai didatangi para pendaki dari generasi milenial dan Gen Z. Mereka datang bukan hanya untuk menikmati pemandangan indah, tapi juga untuk mencari vibes positif lho!  Cationers sudah pernah dengar soal ini belum? 

Gwanaksan bukan gunung baru dan tren ini bukan kebetulan. Lalu kenapa baru sekarang? Ternyata, lonjakan popularitas ini bermula dari seorang peramal yang muncul di salah satu acara TV populer. Pada Januari 2026, seorang peramal bernama Park Seong-jun tampil di talk show tvN “You Quiz on the Block.” Di sana, ia merekomendasikan Gunung Gwanak sebagai tempat untuk mengubah nasib. Ia mengutip energi api gunung yang kuat berdasarkan konsep pungsu-jiri, versi feng shui ala Korea. Ia juga menambahkan bahwa konon kalau Cationers mengucapkan keinginan yang sama tiga kali di sana, keinginan itu bisa jadi kenyataan. Mau coba Cationers?

 

Cuplikan konten media sosial tentang hiking Gunung Gwanaksan di Korea Selatan
Berbagai konten tentang Gwanaksan viral di media sosial dengan ratusan ribu penonton.
(Sumber: Instagram)

Satu kalimat itu langsung membuat Gunung Gwanak jadi sorotan di internet! Dalam hitungan hari, video dan foto bertag “Gunung Gwanak” membanjiri media sosial. Banyak orang Korea yang mulai berdatangan. Sebagian bahkan rela antre sekitar satu jam hanya untuk foto di samping penanda puncak. 

Kenapa Gwanaksan Dianggap “Energy Hot Spot”? 

Mungkin Cationers berpikir ini cuma tren ikut-ikutan. Tapi tunggu dulu! Jauh sebelum “You Quiz on the Block” tayang, Gwanaksan sudah punya reputasi dan latar sejarah yang panjang. 

Selama berabad-abad, lereng batu granit Gwanaksan sudah terkenal sebagai gunung dengan energi api yang kuat berdasarkan legenda pungsu-jiri. Kalau Cationers lihat dari kejauhan, puncaknya konon berbentuk menyerupai api yang menyala. Jadi, ketika Park Seong-jun menyebutnya di TV, ia tidak menciptakan kepercayaan baru. Ia hanya mengingatkan tentang sesuatu yang sudah ada jauh sebelumnya. 

Dan sejarahnya tidak berhenti di situ. Sejak zaman Kerajaan Joseon, gunung ini sudah dianggap sakral. Konon, dua kakak Raja Sejong pernah mengasingkan diri ke sini setelah merelakan takhta. Di puncak gunung, terdapat Kuil Wongaksa dan Pertapaan Yeonjudae. Pendiri Dinasti Joseon, Taejo Yi Seong-gye, membangun pertapaan itu untuk menangkal kemalangan saat ia memindahkan ibu kota ke Seoul. Tidak heran kalau banyak orang merasa tempat ini punya energi yang kuat.

Baca Juga: Keunikan Kesenian Tradisional Korea yang Bertahan di Era Modern

Yang Naik Bukan Cuma Mau Olahraga 

Keramaian pendaki di area puncak Gunung Gwanaksan Seoul Korea Selatan
Suasana ramai di puncak Gunung Gwanaksan setiap akhir pekan.
(Sumber: v.daum)

Salah satu hal yang bikin fenomena ini menarik adalah siapa yang datang dan kenapa. Mayoritas pengunjung sekarang adalah anak muda usia 20-30 an dengan tujuan masing-masing. Sebagian datang sebelum wawancara kerja. Ada yang datang karena anggota keluarga sakit. Tidak sedikit pula yang sekadar ingin mengubah nasib setelah berbulan-bulan merasa stagnan.

Dan yang menarik lagi, suasana di sana ternyata tidak seserius yang dibayangkan. Gunung Gwanaksan justru ramai dan penuh energi, lebih mirip piknik bareng teman daripada ritual khusyuk. Wajar saja, karena gunung ini cukup mudah dijangkau dari pusat kota. Ada rute pendek dari Seoul National University dan jalur ridge yang lebih panjang dari Stasiun Gwanaksan di Sillim Line. Pendaki pemula pun bisa sampai ke puncak dalam beberapa jam.

Bagi anak muda Korea, mendaki Gwanaksan untuk “nge-charge energi” adalah pilihan yang murah, mudah, dan tidak butuh persiapan panjang. Kalau pun permohonannya tidak terkabul, setidaknya badan jadi lebih sehat, kan? Tapi kalau Cationers berencana ke sana, siap-siap sabar ya! Di akhir pekan, jalur menuju Yeonjudae, pertapaan yang bertengger di tepi tebing dekat puncak setinggi 632 meter, berubah jadi antrean panjang lebih dari 100 meter. Banyak pengunjung rela menunggu lebih dari satu jam hanya untuk foto di puncak sambil membuat permohonan. Worth it nggak menurut Cationers?

 

Mau ke Korea Selatan? Hellocation Siap Bantu Cationers! 

Begitulah cerita di balik Gunung Gwanaksan yang tiba-tiba jadi energy hotspot paling hits di Seoul, Cationers! Dari satu kalimat seorang peramal di TV sampai menjadi destinasi yang diserbu tiap weekend. Siapa tahu, perjalanan Cationers ke Korea Selatan juga punya energinya sendiri, entah itu untuk kuliah, kerja, atau sekadar menjelajahi budaya dan tempat-tempat unik seperti Gunung Gwanaksan ini. Kalau Cationers butuh teman perjalanan yang siap membantu dari awal, Hellocation Korea hadir untuk itu! Mulai dari informasi beasiswa, tips kuliah di Korea, kursus bahasa Korea, pengurusan dokumen apostille, sampai bimbingan pendaftaran beasiswa, semuanya ada di Hellocation.

Yuk, follow Instagram kami di @hellocationkorea dan terus ikutin blog Hellocation untuk update info terbaru seputar Korea Selatan! Sampai jumpa di artikel berikutnya, Cationers! 

Baca Juga: Mengenal Camilan Tradisional Korea: Makanan Manis dan Gurih yang Ada di Korea Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *