Juni 4, 2026

 

Dorong Inovasi Pangan, Korea Jadi Pusat Food Tech Dunia
Sumber: Pinterest

 

Carioners! Kalau ngomongin masa depan makanan, Korea Selatan kayaknya lagi maju di jalur terdepan. Bukan cuma soal tren kuliner, tapi bagaimana teknologi benar-benar mengubah cara memproduksi dan mengonsumsi makanan, seperti pemesanan makanan lewat aplikasi, pengiriman bahan makanan dalam hitungan jam, pembayaran menggunakan pengenalan wajah, sampai mempersonalisasi makanan berbasis AI. 

 

Dalam laporan The Korea Times, Korea bahkan menjadi salah satu pusat global untuk inovasi food tech yang didukung oleh integrasi AI, perangkat pintar, hingga riset kampus yang serius mengembangkan ekosistemnya.

 

Artinya, makan di masa depan nggak cuma soal enak atau kenyang, tapi juga soal data, teknologi, dan pengalaman yang makin personal.

 

Baca juga: Mengenal Camilan Tradisional Korea: Makanan Manis dan Gurih yang Ada di Korea Selatan

 

Food Tech sebagai Masa Depan Industri Pangan Global

Lee Ki-won, profesor food tech di Seoul National University (SNU), menyatakan bahwa inovasi food tech bukan sekadar tren sesaat, melainkan gambaran dari arah masa depan industri pangan global. 

 

Dengan latar belakang akademis di bidang ilmu pangan dan bioteknologi, ia mendirikan Departemen FoodTech di SNU enam tahun lalu. Saat ini menjalankan FoodTech Emergence Center di kampus, tempat mahasiswa berlatih untuk membangun bisnis di bidang food tech.

 

Profesor Lee meyakini bahwa Korea berada di garis depan inovasi food tech secara global, berkat peran perusahaan besar seperti Samsung Electronics.

 

“Orang-orang mencari apa yang ingin mereka makan menggunakan kecerdasan buatan yang tertanam dalam perangkat Samsung. Lalu memasak dengan peralatan Samsung. Mereka juga menggunakan perangkat dan aplikasi Samsung untuk memantau kesehatan. Informasi tersebut kemudian digunakan sebagai pertimbangan dalam menentukan makanan berikutnya,” jelasnya.

 

Tidak hanya itu, Profesor Lee juga memprediksi bahwa robot yang berbasis physical AI akan segera mendominasi pekerjaan di dapur. “Inti dari food tech adalah physical AI. Siapa lagi yang akan memasak, mengantarkan, atau memproduksi makanan kalau bukan robot berbasis AI?” ujarnya.

 

Ambisi Global Korea di Bidang Food Tech 

Korea Selatan berhasil menjadi salah satu pemain utama dalam industri food tech global berkat perpaduan infrastruktur digital yang canggih, masyarakat yang melek teknologi, dan ekosistem startup yang super inovatif. 

 

Negara ini memiliki jaringan internet super cepat dan sistem teknologi yang saling terhubung. Hal tersebut memungkinkan berbagai layanan berbasis digital—seperti pemesanan makanan, pembayaran tanpa kontak, hingga penggunaan kecerdasan buatan—berkembang pesat.

 

Selain itu, masyarakat Korea yang terbuka terhadap hal-hal baru membuat adopsi teknologi jadi semakin cepat  dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pola konsumsi makanan. Korea berhasil memposisikan negaranya sebagai salah satu pusat inovasi food tech yang berpengaruh di tingkat global. Banyaknya startup dan perusahaan teknologi yang fokus pada pengembangan solusi di sektor pangan juga turut mendukung inovasi ini.

 

Inovasi yang berkembang di sektor food tech

Inovasi di sektor food tech Korea Selatan berkembang pesat dengan memanfaatkan teknologi canggih di berbagai aspek konsumsi makanan. Salah satu contohnya adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan hadirnya rekomendasi makanan yang lebih personal.

 

Selain itu, konsep dapur pintar (smart kitchen) dan otomatisasi kini semakin banyak diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses memasak, baik di ranah rumah tangga maupun industri kuliner.

 

Di sisi distribusi, teknologi logistik yang terus berkembang juga mendorong layanan pengiriman makanan menjadi lebih cepat dan presisi. Tidak hanya itu, Korea Selatan turut mengembangkan berbagai alternatif makanan berbasis teknologi. Termasuk produk dengan nilai nutrisi tinggi hingga inovasi pangan baru yang selaras dengan gaya hidup modern.

 

Dampak global dan masa depan

Korea Selatan tidak hanya mengembangkan teknologi pangan untuk memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga memperluas pengaruhnya di pasar global. Dengan memadukan kekuatan teknologi dan popularitas budaya, negeri gingseng ini berhasil menarik perhatian dunia terhadap inovasi di sektor makanan. 

 

Korea Selatan mulai dipandang sebagai acuan dalam tren food tech, sekaligus membuka peluang ekspor tidak hanya pada produknya, tetapi juga pada teknologi dan sistem yang dikembangkan. 

 

Ke depan, industri food tech diperkirakan akan semakin mengarah pada personalisasi berbasis data, otomatisasi proses, serta integrasi yang lebih dalam dengan kecerdasan buatan dan teknologi digital lainnya. 

Baca Juga: Kegiatan Unik Mahasiswa SNU Ternak Lebah di Atap Kampus

 

Pesatnya perkembangan food tech di Korea Selatan menunjukkan bahwa sektor ini membuka banyak peluang baru yang menarik. Di sinilah HelloCation Korea hadir menjadi jembatan bagi Cationer yang ingin berkesempatan untuk menempuh pendidikan di negeri gingseng. Yuk, persiapkan dirimu untuk menggapai mimpi ke Korea Selatan bersama kami!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *