Juni 4, 2026
Cara Ikut Pertukaran Pelajar ASEAN

Sumber: Freepik

Cara Ikut Pertukaran Pelajar ASEAN
Sumber: Freepik

Cationers tertarik, nggak untuk dapetin beberapa kesempatan dalam satu waktu? Dalam satu waktu ada kesempatan untuk belajar, membangun jejaring internasional, dan memperluas wawasan budaya. Semua itu bisa diwujudkan melalui program pertukaran pelajar ASEAN. Bagaimana cara ikut pertukaran pelajar ASEAN? Segera simak artikel ini!

Cationers pasti udah nggak asing sama perhimpunan ASEAN. Pada umumnya, kerjasama ASEAN bukan hanya sekedar politik ataupun ekonomi, tetapi juga secara khusus dalam bidang pendidikan, salah satunya program pertukaran pelajar ASEAN. Tujuan pertukaran pelajar ini agar pesertanya bisa tumbuh secara akademis, pribadi, serta paham isu-isu global dan regional, secara khusus Asia Tenggara.

Apa Sebenarnya Manfaat Pertukaran Pelajar ASEAN?

  • Belajar lintas kampus di luar negeri dalam soft skill maupun hard skill.
  • Mendapatkan wawasan serta ilmu pengetahuan budaya yang berasal dari sumbernya.
  • Pengalaman menarik yang bisa kamu masukkan ke CV.
  • Berjejaring secara internasional dengan mahasiswa lain di negara tujuan.

Cationers tertarik, tetapi masih bingung untuk daftar dan ikutnya? No need to worry! Ini dia program-program dan cara ikut pertukaran pelajar ASEAN!

Cara Ikut Pertukaran Pelajar ASEAN

Pertama-tama, terdapat beberapa program pertukaran pelajar, di antaranya:

  1. ASEAN Youth Exchange 

Program ini adalah salah satu program unggulan dari ASEAN Youth Organization. Di program ini, peserta dapat melakukan kolaborasi lintas budaya, meningkatkan leadership, dan bisa menjadi salah satu agent of change yang berfokus pada pembangunan berkelanjutan. Kita tahu kalau pembangunan berkelanjutan itu seringkali menjadi topik lagi hot sekarang dan Cationers bisa mulai dari sekarang dengan mengikuti program pertukaran pelajar ini.

Syarat mengikuti program ini adalah

  1. Berusia antara 18 hingga 27 tahun dan merupakan warga negara anggota ASEAN.
  2. Sedang menempuh pendidikan di SMA atau universitas.
  3. Aktif dalam inisiatif pemberdayaan, program pertukaran budaya, organisasi sosial, NGO, dan pada keseimbangan gender.

Program ini cocok untuk Cationers yang aware dengan isu, contohnya keseimbangan gender dan ingin menjadi agen perubahan masa depan. 

  1. ASEAN Credit Transfer System (AUN-ACTS)

Program ini adalah sistem pertukaran pelajar berbasis kredit. Uniknya, ACTS menawarkan program student exchange tanpa harus mengubah sistem kredit di universitas asal. Berikut adalah syarat untuk mengikuti program ACTS:

  1. Mahasiswa minimal dua semester di universitas asal.
  2. Sertifikat TOEFL ITP (minimal skor 500), TOEFL IBT (minimal 70), atau IELTS (minimal skor 5, tanpa band di bawah 5).
  3. Dokumen resmi bermaterai universitas.

Sebelumnya, ada beberapa syarat dokumen yang perlu dipenuhi sebagai calon peserta, antara lain:

  1. Formulir pendaftaran beserta pas foto
  2. Fotokopi halaman depan paspor
  3. Surat rekomendasi
  4. Transkrip akademik
  5. Bukti kemampuan bahasa Inggris

Beberapa universitas di Indonesia turut bergabung dalam ACTS, jadi bagi Cationers yang merupakan mahasiswa universitas terkait, bisa untuk cari informasi terkait program tersebut. Jadi, poin lebihnya, ACTS nggak memungut biaya, tetapi mahasiswa perlu mempertimbangkan biaya hidup, tiket pesawat, akomodasi, dan lainnya.

  1. ASEAN-China Youth Exchange Camp

Program ini merupakan program kolaboratif antara ASEAN Foundation dan Republik Rakyat Tiongkok melalui ASEAN-China Cooperation Fund. Seringkali peserta yang mengikuti program ini bisa berkesempatan seperti kuliah umum tentang sejarah Tiongkok, hubungan ASEAN-Tiongkok, Belt and Road Initiative, perspektif politik dan ekonomi Tiongkok, focus group discussion, sesi budaya dan kunjungan edukatif di Tiongkok.

Program ini turut memfasilitasi tiket perjalanan pulang-pergi, fasilitas akomodasi, dan konsumsi selama program.

Syarat-syarat program ASEAN-China Youth Exchange Camp adalah

  1. Berusia antara 18-25 tahun.
  2. Mampu berbahasa Inggris secara lisan dan tulisan.
  3. Warga negara salah satu negara anggota ASEAN.
  4. Mahasiswa aktif atau lulusan maksimal satu tahun dari perguruan tinggi.

Bagi Cationers yang tertarik dapat menyiapkan dokumen-dokumen seperti

  1. Data pribadi
  2. Foto resmi
  3. Scan paspor/KTP
  4. Surat rekomendasi dari universitas
  5. Esai individu
  6. Daftar 5 pencapaian pribadi terbaik

Mahasiswa yang terpilih pada tahun 2024 mengikuti rangkaian kegiatan edukatif di kota Xiamen dan Quanzhou. Cationers yang tertarik terutama untuk belajar budaya sekaligus jalan-jalan direkomendasikan untuk ikut program ini!

Baca Juga: Ragu Ikutan Pertukaran Pelajar? Simak Keuntungannya, Yuk! 

  1. ASEAN-Japan Youth Forum

Bagi Cationers yang punya ketertarikan pada Negara Jepang nggak perlu khawatir karena ASEAN dan pemerintah Jepang membuka program pertukaran pemuda yang tujuannya  mengembangkan pertanyaan kritis dan mengeksplorasi isu global melalui berbagai kegiatan. Untuk mengikuti program ini, Cationers bisa memenuhi beberapa syarat seperti berikut:

  1. Mahasiswa aktif S1 di universitas terkait.
  2. Merupakan warga negara anggota ASEAN.
  3. Tidak pernah tinggal di luar negeri untuk studi, magang, kerja, atau pelatihan.
  4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik.
  5. Memiliki perangkat dan koneksi internet yang memadai.

Ada beberapa dokumen persyaratan yang perlu dipenuhi seperti berikut:

  1. Formulir pendaftaran
  2. Esai
  3. Surat rekomendasi

Program ini dibiayai oleh penyelenggara, termasuk tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi, konsumsi, dan biaya transportasi selama kegiatan, jadi tinggal siapkan diri aja. Cationers tertarik dan mau daftar?

  1. ASEAN Student Mobility Programme & AEF

Selanjutnya, program ini mempertemukan mahasiswa dan pemimpin industri dari seluruh kawasan ASEAN. Bagi Cationers yang tertarik pada kegiatan Sustainable Development Goals (SDG), cocok untuk ikut program ini. Ada beberapa kegiatan yang dihadirkan pada program ini cukup banyak, lho, seperti

  • ASEAN Young Speaker Contest

Kegiatan ini berfokus pada kegiatan menyampaikan pidato inspiratif yang menyoroti isu-isu penting di ASEAN dan kaitannya dengan SDGs. Di kegiatan ini, Cationers bisa melatih public speaking selagi mendapatkan wawasan luas tentang SDGs.

  • ASEAN Future Innovators Challenge

Peserta nantinya akan berkolaborasi untuk mengembangkan solusi kreatif terhadap isu-isu nyata di lapangan. 

  • Exhibition and Forum

Diskusi bersama pemimpin ASEAN dan pakar industri yang terkait.

  • Familiarization Visit 

Kunjungan ke universitas lokal agar peserta secara bersamaan dapat memperluas wawasan dan membangun koneksi internasional.

Sedangkan, syarat untuk dapat berpartisipasi dalam program ini adalah

  1. Mahasiswa aktif program sarjana atau pascasarjana.
  2. Memiliki ketertarikan pada bidang kepemimpinan, inovasi, atau SDGs.
  3. Mahir berbahasa Inggris.

Cationers bisa ikut program ini sambil mengikuti beberapa program yang terselenggara. Dengan begitu, Cationers bukan hanya belajar saja, tetapi juga bisa mengembangkan diri serta menambah koneksi luas secara internasional.

Jangan Khawatir Untuk Daftarkan Diri Untuk Ikut Pertukaran Pelajar ASEAN

Setelah melihat beberapa program student exchange secara menyeluruh, Cationers tertarik untuk ikut yang mana? Banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan tujuan dan minat Cationers. Tentunya, calon peserta harus menyiapkan dokumen persyaratan yang ada. Seringkali, nggak dapat dipungkiri kalau banyak persyaratan yang harus disertakan sebelum menjadi peserta salah satu program tersebut. 

Sementara Cationers mempersiapkan dokumen persyaratan yang ditentukan, Hellocation bisa bantu Cationers untuk Proofreading & Translate Dokumen! Dengan ini, Cationers bisa memaksimalkan potensi diri sendiri sehingga berkesempatan segera untuk student exchange pada salah satu program ASEAN di atas.

Tunggu apa lagi? Yuk, bangun pengalaman baru dan menarik bersama Hellocation!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *