Juni 4, 2026
Beasiswa unik di Korea Selatan
Sumber : ContractorTalk.com

Beasiswa biasanya diberikan oleh universitas berdasarkan prestasi akademik. Namun, siapa bilang beasiswa hanya bisa diraih lewat nilai akademik saja? Sejumlah universitas di Korea Selatan justru menawarkan beasiswa berdasarkan aktivitas non akademik, seperti hiking, membaca buku, hingga berpatroli di area kampus. Program beasiswa berbasis non akademik ini menjadi perspektif baru tentang bagaimana universitas mendukung mahasiswa di luar aspek akademik.

Program Beasiswa Berbasis Hiking

Sejumlah universitas menawarkan beasiswa kepada mahasiswa yang rutin melakukan hiking. Program ini mendorong mahasiswa agar lebih aktif bergerak di luar ruangan sekaligus menjaga kesehatan.

Pada 12 Desember, KAIST mengumumkan Misan Scholarship untuk mendukung kesehatan mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa yang melakukan pendakian empat hingga enam gunung dalam setahun berhak menerima beasiswa sebesar 300.000 won, sementara bagi mereka yang mendaki tujuh gunung atau lebih akan mendapatkan beasiswa sebesar 700.000 won.

Namun, KAIST bukanlah satu-satunya yang memberikan beasiswa semacam ini, loh. Beasiswa hiking ini mulanya berasal dari Kwon Jun-Ha, seorang alumni dari Departemen Ekonomi di Seoul National University (SNU), yang saat ini merupakan ketua dari Shin Iksan Freight Terminal. Pada tahun 2022, Kwon menyumbangkan dana sebesar 500 juta won kepada Hyangsang Scholarship Foundation milik sekolah bisnis SNU serta 1 miliar won kepada SNU Alumni Association. Dana tersebut awalnya dimanfaatkan oleh yayasan dan asosiasi alumni untuk berbagai program beasiswa lainnya. Namun pada tahun ini, SNU juga mengalokasikan sebagian dana tersebut untuk membentuk program beasiswa hiking bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana.

Mahasiswa dari bidang bisnis dan ekonomi harus mendaftar melalui Hyangsang Scholarship Foundation dengan kuota 70 orang. Sementara itu, untuk mahasiswa umum dapat mengajukan permohonan melalui Extracurricular Management System universitas, dengan jumlah penerima yang sama. Pihak universitas biasanya membuka pendaftaran sekitar satu setengah bulan sebelum semester dimulai dengan tingkat persaingan yang cukup ketat. Pada semester musim gugur 2025, tercatat 1.457 mahasiswa umum mendaftar untuk beasiswa hiking ini.

Dalam program ini, mahasiswa terpilih harus mendaki gunung-gunung yang masuk dalam daftar 100 gunung terkenal di Korea Selatan versi platform aktivitas sosial Black Yak, yang dikenal sebagai Black Yak Famous Mountain 100. Selama masa semester, mahasiswa memverifikasi pendakian tersebut melalui aplikasi Black Yak.

Selain itu, istri Kwon, Cho Kang-soon, yang merupakan alumni Divisi Farmasi dari Sookmyung Women’s University, bersama suaminya juga menyumbangkan dana senilai 2 miliar won kepada universitas tersebut pada 2022. Pada tahun ini, Sookmyung Women’s University meluncurkan beasiswa hiking dengan ketentuan yang sama seperti di SNU.

Baca juga : 7 Universitas Korea Tawarkan Program Beasiswa dengan Pelatihan Karier untuk Mahasiswa Asing

Program Beasiswa untuk Kegiatan Membaca

Tak sedikit mahasiswa menjadikan membaca sebagai hobi sehari-hari. Namun, sejumlah universitas di Korea Selatan kini menghargai kebiasaan membaca mahasiswa secara lebih serius melalui program beasiswa khusus.

Seoul Women’s University (SWU) menawarkan salah satu program beasiswa berbasis membaca melalui SWUMAN Booklover Scholarship. Setiap awal semester, universitas memilih sekitar 70 mahasiswa sebagai penerima beasiswa ini. Untuk mendaftar, mahasiswa harus membentuk klub membaca yang beranggotakan dua hingga lima orang. Bagi mahasiswa yang lolos seleksi harus menunjukkan bukti kehadiran di klub membaca serta menyerahkan laporan buku. Dari seluruh peserta, dua mahasiswa dengan penilaian terbaik akan menerima beasiswa sebesar 300.000 won. Sementara itu, tujuh mahasiswa lainnya memperoleh 200.000 won, dan sepuluh lainnya mendapat 100.000 won.

Meski klub baca terbuka bagi mahasiswa sarjana dan pascasarjana, universitas hanya memberikan beasiswa ini kepada mahasiswa program sarjana.

Selain SWU, Korea University of Technology and Education juga menyediakan beasiswa membaca bagi mahasiswa sarjana. Dalam program ini, Universitas mewajibkan mahasiswa membaca buku-buku yang tercantum dalam daftar bacaan wajib dan menuliskannya dalam bentuk laporan buku. Setiap mahasiswa dapat mengumpulkan hingga 10 laporan per semesternya. Untuk memastikan mahasiswa benar-benar membaca buku yang mereka laporkan, universitas mengadakan wawancara singkat secara langsung.

Bagi mahasiswa yang telah terbukti membaca 15 buku berhak menerima bewasiswa sebesar 300.000 won, dan jika membaca 10 buku tambahan akan mendapatkan 300.000 won lagi. Dan jika jumlah bacaannya mencapai 35 buku, mahasiswa akan memperoleh tambahan beasiswa sebesar 400.000 won.

Baca juga : Beasiswa Jurusan Anti-Mainstream yang Wajib Cationers Coba!

Program Beasiswa Partroli Kampus

Selain kegiatan fisik dan literasi, sejumlah universitas juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang terlibat dalam patroli kampus. Menjaga keamanan kampus biasanya identik dengan petugas khusus. Namun, di beberapa universitas di Korea, kampus justru melibatkan mahasiswa dalam program patroli kampus dan memberikan insentif berupa beasiswa.

Salah satu universitas yang menawarkan beasiswa ini adalah Ewha Woman University melalui program Ewha Campus Safety Officer Scholarship. Dalam program ini, universitas memilih sekitar 40 mahasiswa S1 setiap semester untuk berpatroli keliling area kampus, serta memeriksa kamar mandi untuk mencari kamera tersembunyi.

Universitas membuka pendaftaran beasiswa petugas keamanan setiap semester, biasanya sekitar Januari dan Juli. Universitas menempatkan mahasiswa yang lolos seleksi ke dalam kelompok beranggotakan dua hingga empat orang dan mewajibkan mereka berpatroli keliling kampus secara bersama-sama.

Dalam program ini, mahasiswa memperoleh insentif sebesar 8.000 won untuk setiap kegiatan patroli. Selain itu, mereka juga akan menerima 12.000 won apabila bertugas memeriksa fasilitas kamar mandi guna mendeteksi keberadaan kamera tersembunyi.

Dari mendaki gunung hingga patroli kampus, kampus-kampus di Korea Selatan menawarkan berbagai jenis beasiswa dengan konsep yang unik dan beragam, ya. Tak heran jika sistem pendidikan seperti ini membuat banyak orang tertarik melanjutkan studi di Korea.

Pantau terus informasi beasiswa ke Korea Selatan dan program internasional lainnya bersama Hellocation Korea. Jangan lupa follow dan simpan artikel ini, siapa tahu ini langkah awalmu menuju Korea.

Baca juga : Kuliah di Korea? Ini Daftar Kampus dan Jurusan Terbaik Mereka!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *