Ngomong-ngomong soal konten seru, AA Daehoon, TikToker asal Korea Selatan, pernah bahas topik yang dekat banget sama kita, yaitu Bahasa Gaul Gen Z Indonesia. Cationers, kalian udah familiar belum sama dia? Daehoon cukup populer di kalangan warganet Indonesia. Nah, penasaran kayak gimana isi kontennya? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
Baca juga: Belajar Nunchi: Seni Membaca Pikiran dan Perasaan Ala Korea
Bahasa Gaul Gen Z Indonesia Versi Korea? Beginilah Jadinya!
Sebagai TikToker asal Korea Selatan, AA Daehoon mendekatkan diri dengan budaya Indonesia lewat konten-konten lucunya. Salah satunya, ia pernah membuat video yang membandingkan bahasa gaul Gen Z Indonesia dengan ekspresi sehari-hari dalam bahasa Korea. Berikut 5 Bahasa Gaul Gen Z Indonesia versi Korea, simak baik-baik ya!
1. Bjir → 오지네 / 오졌다 (Ojine / Ojyeotda)
Istilah “Bjir” sering dipakai untuk ekspresikan kaget atau takjub. Orang Korea biasanya mengucapkan 오지네 (Ojine) atau bentuk lampau 오졌다 (Ojyeotda) saat melihat sesuatu yang keren atau luar biasa!
2. Gaskeun! → 가자 / 가즈아! (Gaja / Gajeu-a!)
Gaskeun!” berarti “Ayo!” atau “Lanjut!”. Orang Korea biasanya mengucapkan 가자 (Gaja) yang berarti “Mari pergi”, dan saat ingin memberi semangat, mereka memakai versi lebih hebohnya, yaitu 가즈아! (Gajeu-a!).
3. B aja → 평타 / 평타치 (Pyeongta / Pyeongtachi)
“B aja” berarti biasa saja atau nggak terlalu istimewa. Orang Korea biasanya menggunakan istilah 평타 (Pyeongta) atau 평타치 (Pyeongtachi) untuk menyebut sesuatu yang standar atau lumayan.
4. Sabi → 가능 / 쌉가능 (Ganeung / Ssap-ganeung)

“Sabi” artinya “boleh juga” atau “bisa nih!”. Orang Korea biasanya menggunakan ekspresi 가능 (Ganeung) yang berarti “bisa”, dan kalau ingin lebih menekankan, mereka mengatakan 쌉가능 (Ssap-ganeung) yang berarti “pasti bisa!”.
5. Ngocol → 킹받네 (Kingbadne)
“Ngocol” berarti kocak atau konyol banget. Di Korea, anak muda biasa bilang 킹받네 (Kingbadne) saat sesuatu bikin kesel tapi lucu banget, semacam “greget tapi ngakak”.
Bahasa Gaul Gen Z, Jembatan Antarbudaya
Selain itu, meskipun berasal dari budaya dan bahasa yang berbeda, bahasa gaul Gen Z Indonesia dan Korea ternyata sama-sama mengekspresikan emosi dan gaya komunikasi dengan cara yang unik tapi serupa. Hal ini menunjukkan bahwa bahasa nggak cuma jadi alat komunikasi, tapi juga bagian dari budaya yang terus hidup dan berkembang.
AA Daehoon pun berhasil menyandingkan istilah-istilah gaul ini dengan kreatif. Kontennya bukan cuma lucu dan relatable, tapi juga jadi jembatan untuk saling mengenal antarbudaya. Nggak heran kalau banyak orang dari berbagai latar belakang suka dengan videonya.
🔍 Nah, dari semua kata di atas, cationers paling sering pakai yang mana nih? Atau punya rekomendasi istilah gaul lainnya yang seru kalau dibikin versi Koreanya?
Jangan lupa, pantau terus artikel seru lainnya di blog.hellocation.id dan follow Instagram kami di @hellocationkorea biar nggak ketinggalan info, konten Korea seru, dan update terbaru seputar bahasa & budaya!
