Juni 4, 2026
Perbedaan Desu dan Masu dalam Bahasa Jepang

Sumber: Unsplash/Connor Luddy

Hello, Cationers! Terkadang, sebagai seorang pemula yang sedang mempelajari bahasa, tentu saja ada beberapa aturan yang rasanya cukup memusingkan. Dalam bahasa Jepang pun, ada aturan dan tata bahasa yang harus diikuti, salah satunya penggunaan desu dan masu. Walaupun terlihat mirip, pada kenyataannya kegunaan keduanya tidak sama. Selain itu, sama-sama berada di akhir kalimat untuk berbicara dengan sopan, nyatanya ada perbedaan dari dua tata bahasa itu, loh!

Nah, kalau kamu merasa bingung tentang bagaimana cara penggunaan desu dan masu, atau bahkan merasa asing dengan kedua kata tersebut, sekarang Heon berikan gambaran dari perbedaan desu dan masu juga cara penggunaannya. Karena itu, simak baik-baik ya, Cationers!

Perbedaan Desu dan Masu dalam Bahasa Jepang
Sumber: Unsplash/Niketh Vellanki

Penggunaan Desu dalam Bahasa Jepang

Peletakkan kata desu berada di akhir kalimat, setelah kalimat yang memiliki predikat berupa kata benda atau kata sifat. Kamu dapat menggunakan tata bahasa desu dengan rumus: A + は(wa) + kata kerja/kata sifat + です(desu) yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti ‘A adalah kata kerja/kata sifat’.

Berikutnya, penggunaan desu dalam kalimat dapat kamu lihat pada dua contoh di bawah ini:

わ た し は が く せ い で す. 犬はとてもかわいいです
Watashi wa gakusei desu. Inu wa totemo kawaī desu.
Saya adalah seorang murid. Anjing itu lucu.

Baca Juga: Penyuka Anime? Ini 5 Alasan Anime Sangat Populer

Penggunaan Masu dalam Bahasa Jepang

Sama seperti desu, peletakkan masu pun berada di akhir kalimat, Cationers. Namun, berbeda dengan desu yang digunakan pada kalimat berpredikat kata benda atau kata sifat, penggunaan masu hanya pada kalimat yang memiliki predikat kata kerja.

Selanjutnya, kamu dapat membuat kalimat berakhiran masu dengan rumus: A + が (ga) + kata kerja + ます(masu). Penggunaan masu dalam kalimat dapat kamu lihat pada dua contoh di bawah ini:

いただきます. さすけがあるきます.
Itadaki masu. Sasuke ga aruki masu.
Selamat makan. Sasuke berjalan.

 

Untuk merangkum secara singkat semua informasi yang sudah Heon berikan, dapat disimpulkan bahwa perbedaan desu dan masu berada pada penggunaan predikat sebuah kalimat. Kamu dapat menggunakan desu pada kalimat berpredikat kata benda atau kata sifat, sementara mesu hanya bisa kamu gunakan dalam kalimat yang memiliki predikat kata kerja.

Jadi, bagaimana nih, Cationers? Pasti udah paham kan perbedaan dari penggunaan desu dan masu dalam bahasa Jepang! Karena itu, jangan sampai tertukar lagi ya!

Jika kamu ingin tahu dan belajar lebih banyak informasi tentang bahasa, langsung aja follow Instagram @hellocation.id dan join Telegram HelloCation ya! Tidak lupa, kamu juga bisa membaca artikel berisi informasi bermanfaat lainnya yang diunggah dalam blog HelloCation!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *