Mei 27, 2024
mengenal budaya kerja di Jepang
Sumber: https://www.japan-experience.com/all-about-japan/nagoya/attractions-excursions/toyota-tour

Jepang adalah salah satu negara yang kerap kali dijadikan negara tujuan untuk memulai karir. Bukan tanpa alasan, Jepang menawarkan gaji yang tinggi, bahkan bisa mencapai puluhan juta per bulannya, melampaui UMR di Indonesia. Selain itu, Jepang juga memiliki banyak lowongan karena kurangnya tenaga kerja. Oleh karena itu, tidak heran kalau banyak orang Indonesia yang ingin melanjutkan karir di Jepang. Karena tak kenal maka tak sayang, ada baiknya kamu mengenal budaya kerja di Jepang terlebih dahulu. 

Kira-kira apa saja, ya? Yuk, simak pembahasan berikut ini!

1. Tingkat Kedisiplinan yang Tinggi

Kamu pastinya sudah tidak asing dengan Jepang yang memang terkenal dengan tingkat disiplinnya yang tinggi. Bukan tanpa alasan, hal ini disebabkan oleh kebiasaan yang sudah tertanam sejak kecil. Alhasil, orang Jepang sangat rapi dan tepat waktu. Kalau kamu bekerja di Jepang, jangan coba-coba datang telat ke kantor karena orang Jepang sangat menghargai waktu. 

2. Kolektivis

Berbeda dengan negara barat yang cenderung individualis dalam bekerja, Jepang menjunjung nilai kolektivis. Di negara barat, saat melakukan pekerjaan dengan baik mereka akan dipuji sebagai individu; tetapi di Jepang hal ini akan dianggap egois dan membahayakan tim. Untuk memupuk keharmonisan dalam tim ini, perusahaan Jepang biasanya mengadakan aktivitas kelompok, seperti wisata perusahaan, dan lain sebagainya.

3. Senioritas yang Tinggi

Menurut banyak pengakuan dari orang Indonesia yang pernah atau sementara bekerja di Jepang, senioritas di Jepang masih sangat kental. Biasanya, di perusahaan Jepang yang cenderung tradisional, manajemen seniornya jauh lebih tua. Mereka terus naik pangkat berdasarkan lama masa kerja. Kaum muda-mudi biasanya juga akan lebih sulit untuk naik pangkat karena pola pikir atasan yang masih kaku.

4. Sering Lembur

Nyatanya, walaupun perusahaan di Jepang menawarkan gaji yang tinggi, hal itu sepadan dengan jam kerja mereka yang panjang. Kamu akan diharapkan untuk lembur dari waktu ke waktu. Walaupun tentu saja tidak semua perusahaan seperti ini, namun banyak dari perusahaan tradisional di Jepang masih menekan pekerjanya untuk lembur. Bahkan, dulunya orang yang pulang duluan sebelum atasannya akan dianggap tidak sopan. Walaupun kebiasaan ini sudah berubah, tetap saja banyak yang menganggap kalau pekerja yang rajin adalah yang pulang paling telat.

5. Memperhatikan Detail

Kalau kamu suka melihat atau membeli produk Jepang, kamu akan sadar kalau kualitas produk mereka memang bukan kaleng-kaleng. Ternyata, pekerjanya sangat terobsesi dengan detail sekecil apapun. Mereka selalu teliti dan cermat dalam melakukan segala sesuatu.

6. Lingkungan Kerja yang Formal

Budaya kerja Jepang yang terakhir adalah lingkungan kerja yang sangat formal. Bisa dilihat dari cara mereka memanggil satu sama lain dengan nama belakang dan ditambahkan -san, bentuk sapaan yang sopan di Jepang. 

 

Baca juga: https://blog.hellocation.id/alasan-bekerja-di-jepang-banyak-peminatnya/

 

Nah, itu dia budaya kerja di Jepang yang wajib kamu tau. Kalau Cationers tertarik untuk bekerja di Jepang, kamu juga harus bisa beradaptasi dengan budaya kerja yang berlaku. Terus semangat untuk mengejar mimpi kamu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *