Maret 2, 2024

Segala hal mengenai Korea Selatan memang selalu menarik untuk dibahas, tidak hanya dari segi entertainment-nya saja tetapi juga budayanya. Sama halnya dengan Indonesia, Korea Selatan ternyata memiliki budaya perkuliahan yang unik lho, Cationers. Selain memiliki lingkungan belajar yang kompetitif terutama saat musim ujian, Korea Selatan juga punya sederet budaya perkuliahan lain yang unik dan tidak biasa. Yuk simak selengkapnya mengenai budaya unik perkuliahan di Korea Selatan!

Acara Sambutan untuk Mahasiswa Baru

Mengadakan acara penyambutan untuk para mahasiswa baru merupakan hal yang sangat lazim dilakukan universitas di negara manapun, yang membedakan hanyalah cara menyambutnya saja.

Jika di Indonesia acara sambutan untuk mahasiswa baru dilakukan dengan mengospek, Korea Selatan memiliki cara tersendiri untuk menyambut adik-adik mahasiswa baru. Di Korea Selatan, acara penyambutan mahasiswa baru dilakukan dengan cara mengadakan acara minum-minum lintas angkatan dengan para senior.

Selain minum-minum alkohol, acara sambutan juga kadang dilakukan dengan berkemah. Biasanya sambutan dan perkenalan para mahasiswa baru ini akan dilanjutkan dengan beberapa acara lainnya seperti OT, MT, atau bapyak. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi beban stres mahasiswa baru terhadap kehidupan kampus yang memiliki banyak tugas.

Minuman Beralkohol yang Menjadi Bagian Kehidupan Mahasiswa

Minum alkohol menjadi salah satu hal yang sangat identik dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat di Korea Selatan. Minuman alkohol sering sekali ditemukan dalam setiap cara yang diadakan, mulai dari masa orientasi mahasiswa baru, acara olahraga, festival, sampai membership training.

Uniknya, mereka tidak hanya meminum alkohol yang umum seperti soju, makgeolli, atau beer saja namun ada somaek yang merupakan campuran soju dan maekju (beer), yo-go yaitu campuran yakult dan soju, so-mak-sa yang merupakan campuran dari soju, makgeolli, dan saida (soda), serta col-so yaitu campuran cola dan soju.

Kebiasaan ini akan dilakukan dalam waktu yang panjang misal dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Mahasiswa Korea Selatan menganggap kegiatan minum-minum ini sebagai kegiatan untuk mengenal satu sama lain agar dapat membangun hubungan yang kuat.

Orientation (OT)/ Saeteo

Pada pertengahan bulan Februari setelah masuk kuliah, akan diadakan sebuah acara besar bernama orientation atau saeteo (Freshman Learning Center), di mana kebanyakan mahasiswa baru akan mengikuti acara ini.

Selain itu, ada juga mahasiswa tahun kedua dan ketiga serta para dosen pengajar, sehingga para mahasiswa baru dapat bertemu dengan banyak orang berbeda dari kampus, Karena banyaknya partisipan inilah, biasanya acara OT akan diadakan di penginapan yang besar selama dua sampai tiga hari.

Di hari pertama, mahasiswa baru akan berbincang dengan dosen dan para senior, kemudian setelah makan malam akan dilangsungkan penampilan dari beberapa klub universitas. Setelah itu, pada tengah malam mahasiswa akan minum alkohol sambil bermain beberapa drinking game untuk mengenal lebih dekat satu sama lain.

Bapyak (Bap-yaksok)

Bapyak sendiri sebenarnya merupakan singkatan dari bap yaksok atau janjian makan bersama, yang biasanya mengacu pada membuat rencana makan siang atau makan malam bersama para senior yang dikenal saat acara OT.

Kemudian, biasanya para senior akan mentraktir terlebih dahulu mahasiswa baru saat melakukan bapyak pertama kali, kemudian di bulan selanjutnya para junior-lah yang akan mentraktir senior. Lewat proses ini, mahasiswa baru akan mengenal banyak senior di jurusan mereka dan mempelajari restoran yang ada di sekitar lingkungan kampus.

Membership Training (MT)

Melalui acara MT ini, para mahasiswa akan membangun persahabatan melalui kegiatan bersama seperti pergi bersama atau bersenang-senang.Pada MT, kegiatannya dapat berupa bermain games, memakan Korean barbeque, sampai minum-minum alkohol bersama, dan kegiatan MT akan dilakukan di daerah pinggiran kota seperti daerah pantai, pegunungan, atau pedesaan.MT umumnya hanya akan dihadiri oleh 10 sampai 20 orang dari departemen atau klub yang sama dan menjadi tempat untuk mendekatkan diri dengan orang dalam lingkup yang lebih kecil sehingga lebih mudah untuk bersantai dan minum alkohol dengan aman.

Budaya Perkuliahan Memiliki Vibes Ujian yang Kental

Budaya dari mahasiswa Korea yang paling kental adalah suasana belajar yang kompetitif serta mahasiswa yang ambisius dan tidak mengenal waktu untuk meraih nilai yang bagus untuk akademik mereka.

Korea menjadi salah satu negara di mana para pelajarnya selalu serius jika berhubungan dengan hal akademik seperti ujian, termasuk juga para mahasiswanya. Jika musim ujian sudah tiba, jangan heran jika melihat perpustakaan di setiap universitas dan juga study room akan dipenuhi oleh mahasiswa yang belajar sampai tengah malam atau sampai menjelang pagi, bahkan menginap di sana.Selain itu, karena kebanyakan mahasiswa akan mengurangi jatah tidur mereka dan mendedikasikan waktu yang dimiliki untuk belajar, nggak jarang mahasiswa terlihat membawa handuk serta peralatan mandi ke tempat mereka belajar.

Cuti Kuliah

Korea Selatan mewajibkan bagi warga negaranya yang berjenis kelamin pria untuk mengikuti wajib militer. Wajib militer adalah kewajiban bagi seorang pria Korea Selatan berusia 18-27 tahun untuk mengikuti pendidikan militer guna meningkatkan ketangguhan dan kedisiplinan. Wajib militer berlangsung hampir 2 tahun, sehingga banyak mahasiswa yang melaksanakan wajib militer di sela-sela semester kuliah. Hal ini pun berdampak pada mahasiswa laki-laki yang belum lulus kuliah hingga berusia 26 tahun. Mahasiswa perempuan pun bisa mengambil cuti kuliah untuk bekerja part time atau menuntaskan cita-citanya sebelum kuliah.

Referensi

https://www.beautynesia.id/life/dari-saeteo-sampai-bap-yak-ini-6-budaya-perkuliahan-korea-yang-unik-dan-tak-biasa/b-252312

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *