Sumber : kompas.com
Korea Selatan yang terkenal akan kecanggihan teknologinya yang luar biasa ternyata memiliki rumah tradisional yang unik dan mempesona. Para pecinta drama Korea kolosal pasti sudah tidak asing lagi dengan rumah ini.
Rumah hanok namanya. Hanok (한옥) ini telah ada ribuan tahun yang lalu sejak pada masa dinasti Joseon. Rumah Hanok ini masih dilestarikan hingga saat ini karena selain dijadikan sebagai situs warisan budaya juga bisa memberikan suasana secara langsung kepada wisatawan seperti apa kehidupan orang Korea pada zaman dahulu.
Nah ini dia serba-serbi Hanok yang membuat dia terlihat istimewa dan berbeda dari rumah tradisional lainnya.
Bahan Bangunan Alami
Hanok dibangun dengan material alam seperti kayu, tanah liat, dan batu. Kayu sendiri digunakan untuk membuat struktur rangka rumah. Untuk atapnya terbuat dari genting ataupun jerami. Selain itu Hanok juga menggunakan hanji, yaitu kertas tradisional Korea yang terbuat dari kulit pohon murbei. Digunakan pada setiap dinding, pintu, langit-langit dan bahkan lantai. Hanji menyesuaikan tingkat kelembaban dengan menyerap kelembaban berlebih di udara. Dengan semua fitur ini, Hanok tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga membiarkan alam itu masuk ke dalam rumah dalam bentuk cahaya, udara, bahkan suara.
Desain dan Arsitektur
Rumah Hanok di desain dengan mempertimbangkan perubahan musim di Korea dan lingkungan di sekelilingnya. Arsitektur juga dirancang berdasarkan lokasi rumah. Biasanya, bangunan rumah hanok dibangun menghadap ke timur atau ke selatan dengan membelakangi gunung dan menghadap ke sungai. Hal ini bertujuan untuk memperoleh pencahayaan sinar matahari yang cukup.
Sistem Penghangat dan Pendingin Ruangan
Meskipun tradisional dan dibangun menggunakan material alami, rumah hanok ini sudah dilengkapi dengan sistem pemanas dan pendingin di bawah lantai yang terbuat dari batu serta kayu. Saat musim dingin, bagian rumah yang menjadi tumpuan mereka adalah ruangan dengan sistem penghangat atau Ondol. Selain itu masyarakat Korea juga menghadapi musim panas, karena itulah kayu menjadi bahan konstruksi utama lantai. Lantai kayu yang luas dalam Hanok dikenal dengan sebutan maru atau lantai pendingin. Biasanya digunakan pada rumah hanok di daerah selatan dengan iklim laut
Kalau teman-teman pergi ke Korea Selatan, jangan lupa yuk kunjungi beberapa destinasi desa wisata hanok seperti Namsangol Hanok Village, Jeonju Hanok, Bukchon Hanok Village, Yangdong Village, dan Hahoe Folk Village. Biar ikut merasakan juga vibes seperti di drama Korea favorit kalian, di tunggu kedatangannya!
