Sumber ,,,

National University of Singapore atau yang terkenal dengan sapaan NUS terus menjadi salah satu destinasi kuliah yang paling diminati oleh pelajar internasional, termasuk dari Indonesia. Banyak pelajar Indonesia hingga kini yang kuliah S1 di NUS melalui beasiswa yang juga bergengsi, termasuk ASEAN Undergraduate Scholarship.
Proses seleksi penerimaan mahasiswa di NUS dikenal sangat komprehensif, termasuk yang melamar dengan program beasiswa. Selain itu, proses seleksi juga dilakukan dengan terintegrasi.
NUS menawarkan kesempatan bagi calon mahasiswa untuk mendaftar program sarjana dengan bantuan dana beasiswa penuh seperti ASEAN Undergraduate Scholarship. Dengan ketentuan maupun mekanisme yang jelas, khususnya bagi pelajar Indonesia, calon pendaftar bisa memahami terlebih dahulu proses seleksi di NUS berdasarkan segala informasi yang NUS sediakan.
Jadwal, syarat, hingga proses pendaftaran di NUS menuntut persiapan matang sejak dini atau secara bertahap. Hal ini guna pelamar dapat berpeluang untuk diterima dan mendapatkan beasiswa yang dapat dimaksimalkan. Berikut penjelasan lengkapnya untuk Cationers!
Baca juga: Kualitas Pendidikan di Singapura
Panduan Utama Proses Pendaftaran S1 di NUS
Untuk dapat berkuliah di NUS, calon mahasiswa tentunya wajib menyiapkan biaya dan berbagai persiapan akademis maupun nonakademik. Namun, NUS juga terbuka bagi calon mahasiswa yang ingin berkuliah dengan bantuan berupa beasiswa. Pendaftaran program sarjana S1 di NUS dengan beasiswa berlaku untuk berbagai kelompok pelamar.
Pertama, kategori pelamar yang mendaftar ke NUS dengan beasiswa adalah warga negara Singapura. Periode pendaftaran beasiswa umum untuk warga negara Singapura akan berlangsung dari tanggal 1 Februari sampai 19 Maret 2026. Pendaftar bisa ikut registrasi secara daring karena NUS sudah menyediakan aplikasi pendaftarannya. Lewat aplikasi tersebut, nantinya semua pelamar harus mengunggah semua dokumen secara lengkap beserta referensi online.
Di NUS, pelamar juga wajib menyiapkan form referensi (Referee Recommendation) atau semacam surat rekomendasi. Form referensi tersebut bisa diserahkan ke guru atau kepala sekolah agar bisa mereka rangkum berdasarkan riwayat atau penilaian selama bersekolah. Form referensi harus sudah selesai tersusun sebelum tanggal 26 Maret 2026.
Setelah semua keperluan administratif dalam pendaftaran selesai, pelamar akan mendapatkan undangan untuk berpartisipasi dalam wawancara yang rangkaian akan berlangsung di bulan Maret hingga Mei 2026. Jika rangkaian seleksi wawancara selesai, NUS akan mengumumkan hasil beasiswa pada sekitar akhir Mei sampai akhir Juli.
Terakhir, bagi yang lolos seleksi beasiswa, dana beasiswa biasanya akan cair dalam waktu sekitar dua bulan per semester. Contohnya adalah dana untuk semester 1 yang cair pada bulan Agustus hingga September. Kemudian, dana untuk semester 2 yang jadwal penyalurannya berlangsung dari Januari hingga Februari.
Pelamar Singapura perlu memperhatikan keterangan proses pendaftarannya. Hal ini karena mereka punya sistem aplikasi yang berbeda dengan pelamar internasional.
Beasiswa yang Tersedia untuk Pelamar Internasional
NUS sangat terbuka bagi pelamar internasional, khususnya dengan beasiswa. Pelamar internasional tidak menggunakan form aplikasi khusus beasiswa yang sama dengan pelamar dari Singapura. Nantinya mereka akan mendaftar melalui aplikasi penerimaan mahasiswa NUS itu sendiri.
Berikut beberapa jenis beasiswa yang terbuka bagi pelamar internasional untuk bisa menempuh studi di NUS:
- ASEAN Undergraduate Scholarship
Jenis beasiswa ini yang sangat bermanfaat untuk pelajar ASEAN, termasuk pelajar dari Indonesia. - Science & Technology Undergraduate Scholarship
Jenis beasiswa ini bertujuan untuk pelamar yang mendaftar program sarjana atau S1 di NUS. Beasiswa ini berfokus pada program studi di bidang sains dan teknologi. - NUS International Undergraduate Scholarship
NUS juga membuka beasiswa program sarjana atau S1 yang mencakup pelajar semua negara. - The Association of Banks in Singapore – Goh Keng Swee Scholarship
Program beasiswa ini meliputi tidak hanya negara-negara tertentu seperti China maupun Korea, melainkan pelajar-pelajar dari ASEAN juga bisa ikut mendaftar beasiswa ini.
Syarat dan Beasiswa bagi Pelamar Indonesia untuk Kuliah S1 di NUS
Bagi pelamar Indonesia yang ingin mendaftar ke NUS, pelamar perlu memahami beberapa hal yang berkaitan dengan sistem pendidikan Indonesia. Pelamar Indonesia juga berpeluang untuk diterima di NUS dengan menjalani masa SMA di Indonesia dengan kurikulum nasional.
Pelamar Indonesia yang riwayat pendidikan SMA-nya di Indonesia bisa mendaftar ke NUS dengan mengajukan salah satu dokumen tergantung dari situasi pelamarnya. Jika pelamar Indonesia sudah menyelesaikan SMA di Indonesia, pelamar tersebut bisa mengirimkan dokumen hasil ujian atau assessment akhir (seperti Ujian Nasional) atau Ijazah SMA lengkap. Ijazah tersebut harus resmi berasal dari pihak sekolah dengan adanya tanda tangan dari kepala sekolah.
Bagi yang masih menjalani studi di SMA Indonesia atau dalam arti belum lulus pendidikan SMA, pelamar tetap bisa ikut mendaftar ke NUS. Syaratnya adalah mereka harus mengirim dokumen berupa rapor SMA kelas 11 semester genap dan rapor kelas 12 semester ganjil. Mekanisme tersebut juga terkenal dengan sebutan predicted or forecast results.
Persyaratan Tambahan
Adapun persyaratan tambahan bagi pelamar Indonesia yang bersekolah di SMA negeri maupun swasta di Indonesia dengan kurikulum nasional. Syarat tambahan ini juga bersifat wajib. Hal ini karena pendaftar akan juga menyerahkan dokumennya dalam pendaftaran.
Setiap pelamar NUS dari seluruh negara wajib memiliki kecakapan bahasa Inggris wajib dimiliki, termasuk Indonesia. Pelamar wajib mengunggah bukti kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS, TOEFL, PTE Academic, atau sertifikasi lain sesuai standar NUS. Kemampuan tersebut telah terbukti dengan nilai yang mencukupi, tetapi nilai minimumnya berbeda tergantung kebijakan fakultas atau jurusan yang menjadi pilihan pelamar.
Batas Akhir Pendaftaran untuk Kualifikasi Internasional
Pelamar internasional wajib memahami rangkaian jadwal pendaftaran agar tidak terlewat atau terlambat. Jika terlambat, maka pelamar tidak akan bisa lolos kualifikasi untuk diterima di NUS. Berikut jadwalnya:
- Semua pelamar internasional, termasuk yang berasal dari Indonesia dengan segala situasinya harus mengikuti jadwal sesuai rangkaiannya. Pelamar harus mengirimkan aplikasi mereka antara 3 Desember 2025 sampai 23 Februari 2026 untuk tahun akademik 2026/2027.
- Pelamar yang mengirimkan rapor SMA asal pelamar juga bisa ikut mendaftar ke NUS. Namun, mereka tidak bisa mendaftar ke beberapa program studi di NUS yang tidak menerima hasil nilai berupa ujian atau assessment akhir (seperti Ujian Nasional) atau bukti serupa.
Secara teknis, mereka tetap bisa melamar ke NUS, tetapi biasanya tidak eligible untuk memilih program, seperti kedokteran gigi, hukum, dan kedokteran. Hal ini karena program-program tersebut sering memerlukan sertifikat akhir dengan akurasi tinggi.
Kuliah S1 di NUS dengan ASEAN Undergraduate Scholarship
Untuk pelajar Indonesia atau ASEAN yang ingin mendaftar ke NUS lewat jalur beasiswa, terdapat beasiswa yang memiliki reputasi sangat baik dalam proses melamar. Beasiswa tersebut adalah ASEAN Undergraduate Scholarship. Program beasiswa tersebut merupakan program beasiswa utama untuk pelajar ASEAN, termasuk pelajar Indonesia.
Syarat Utama
Untuk pelamar dari negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia, pelamar harus memenuhi beberapa syarat administratif sebagai berikut:
- Warga negara dari negara ASEAN selain Singapura.
- Memiliki rekam jejak akademik dan nonakamedik. Kegiatan nonakademik dapat berupa kegiatan ekstrakurikuler, kepemimpinan, dan prestasi nonakademik. Jangan lupa juga untuk menyiapkan bukti prestasi akademik yang kuat.
- Mendaftar ke program gelar sarjana penuh waktu atau full time di NUS.
- Bukan transfer student atau mahasiswa pindahan atau pindah sementara dari universitas lain.
Cakupan Beasiswa
Program ASEAN Undergraduate Scholarship sudah sangat terpercaya karena telah memberikan bantuan pendidikan yang komprehensif. Tidak hanya mencakup kebutuhan biaya kuliah, beasiswa ini juga menyediakan fasilitas untuk berbagai kebutuhan sebagai berikut:
- Biaya kuliah yang 100% akan disubsidi. Hal ini berarti pelamar wajib mengambil MOE Tuition Grant.
- Biaya akomodasi seperti tempat tinggal, yang akan diberikan dalam besaran S$3.000 per tahun.
- Biaya hidup tahunan yang akan diberikan dalam jumlah S$5.800 per tahun.
- Penerima beasiswa ini akan mendapatkan tunjangan laptop dengan rincian sebesar S$1.750 sekali waktu.
Syarat Kelangsungan Beasiswa
Beasiswa ini akan terus disalurkan dengan beberapa syarat yang penerimanya harus selalu pahami dan patuhi. Berikut beberapa syarat yang bersifat wajib:
- Diperpanjang setiap semester, selama penerima mampu mempertahankan IPK ≥ 3.50 yang disertai dengan perilaku baik.
- Pihak pemberi beasiswa dapat menarik kembali atau mewajibkan pengembalian dana jika penerima beasiswa memutuskan berhenti atau mengundurkan diri dari NUS sebelum lulus.
- Harus memiliki ≥ 75% kredit kuliah yang penerima selesaikan di NUS. Mahasiswa dapat menyelesaikan sisa 25% kredit kuliah di luar negeri, misalnya melalui program pertukaran pelajar.
Syarat-syarat tersebut wajib dipatuhi agar bantuan atau dana beasiswanya tidak dicabut oleh pihak pemberi beasiswa.
Proses Seleksi
Untuk mendapatkan kesempatan berkuliah di NUS dengan ASEAN Undergraduate Scholarship, pelamar harus melalui semua rangkaian proses seleksi yang berlaku. Pelamar tidak hanya menyiapkan segala dokumen untuk mendaftar beasiswa ini, melainkan juga harus mengikuti proses seleksinya secara bertahap. Berikut penjelasannya:
- Semua pelamar yang eligible atau yang telah memenuhi syarat, otomatis akan bisa mendaftar melalui aplikasi penerimaan khusus untuk NUS. Hal ini sangat membantu pelamarnya untuk tidak perlu daftar beasiswa secara terpisah.
- NUS akan menyaring dan memasukkan pelamar dalam shortlist berdasarkan keunggulan profil pelamar menurut penilaian dari pihak NUS.
- Pelamar yang masuk shortlist akan mendapatkan undangan untuk ikut selection interview.
- Panitia menyelenggarakan wawancara antara bulan Januari hingga Juli. Selanjutnya, panitia biasanya mengumumkan hasil wawancara pada pertengahan Juli setiap tahunnya.
Kelalaian saat Melamar Kuliah S1 di NUS
Beberapa pelamar yang tidak lolos kadang merasa sudah melakukan yang terbaik dan mengikuti semua persyaratan dan proses seleksinya. Namun, mereka tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan beberapa kesalahan yang umum terjadi sebagai berikut:
- Tidak mengunggah sertifikat kemahiran bahasa Inggris meski merasa fasih berbahasa Inggris. Hal ini karena NUS mewajibkannya untuk semua pelamar internasional memiliki kefasihan dalam bahasa Inggris dengan bukti sertifikatnya.
- Asumsi tidak perlu unggah nilai sekolah yang lengkap. NUS tetap mewajibkan pelamarnya untuk mengirimkan semua halaman hasil nilai dengan cap dan tanda tangan dari pihak sekolah.
- Tidak cek portal email dan laman resmi secara berkala. Hal ini karena semua undangan wawancara dan pengumuman seleksi sering dikirim via email resmi. Pelamar juga banyak yang masih sering mengabaikan informasi yang tercantum di laman resmi penerimaan NUS.
Baca juga: Menjadi Mahasiswa Internasional di NUS melalui 5 Beasiswa Kuliah S1 Ini!
Secara keseluruhan, kebijakan penerimaan dan beasiswa untuk menempuh studi di NUS sangat menunjukkan bahwa NUS selalu konsisten dalam menjaring talenta terbaik. Penyaringan talenta di NUS terkenal dengan prosesnya yang cukup kompetitif dan transparan. Bagi pelajar Indonesia, pemahaman menyeluruh terhadap jadwal pendaftaran, persyaratan kualifikasi akademik, serta mekanisme seleksi beasiswa menjadi kunci utama untuk bersaing di memperebutkan kursi di NUS.
Cationers ingin mendaftar kuliah ke NUS atau kampus top dunia lainnya, tapi masih bingung dengan persiapannya? Sekarang tidak perlu khawatir lagi. Hellocation memiliki beberapa layanan, salah satunya adalah layanan apostille. Dengan terbantunya Cationers oleh layanan apostille dari Hellocation, Cationers tidak perlu lagi takut dalam mempersiapkan berbagai keperluan terkait legalitas dokumen. Yuk, cek langsung di sini!
