September 29, 2026

Riset di Hutan Amazon? Yuk, Kenalan Sama Kampus Unik Ini!

Gambar 1. Bangunan Universidad San Francisco de Quito (USFQ)

Riset di Hutan Amazon adalah salah satu ciri khas dari pengalaman kuliah di universitas satu ini. Dari Hutan Amazon yang bukan hanya destinasi wisata, ada pula laboratorium alami yang menyimpan sejuta penelitian. 

Uniknya terdapat Stasiun Keanekaragaman Hayati Tiputini (TBS) yang merupakan stasiun lapangan biologi.  Stasiun ini didirikan di Amazon Ekuador pada tahun 1994 oleh Universidad San Francisco de Quito bekerja sama dengan Boston University. Selain itu, USFQ memiliki petugas yang bertugas sebagai penjaga 638 hektar (sekitar 1.500 acre) hutan hujan dataran rendah primer sekitar 300 km (200 mil) di sebelah tenggara Quito.

TBS terletak di tepi utara Sungai Tiputini, anak sungai selatan dari Sungai Napo, di dalam Cagar Biosfer Yasuní. Kegiatan utamanya  terkait dengan penelitian dan pendidikan karena letaknya di kawasan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.  

Tujuan utamanya juga adalah untuk lebih memahami alam sehingga strategi konservasi yang tepat dan efektif dapat diterapkan. Selain itu TBS juga berfungsi sebagai stasiun penjaga hutan resmi untuk Taman Nasional Yasuní.

Kenalan dengan Kampus Unik di Kawasan Amazon

Universidad San Francisco de Quito (USFQ) adalah universitas seni liberal swasta yang terletak di Quito, Ekuador. Universitas ini berfokus pada penelitian dan memiliki jumlah gelar PhD terbanyak. 

Selain kampus utama yang terletak di Cumbayá, USFQ memiliki kampus satelit dan stasiun penelitian di Kepulauan Galápagos dan stasiun lapangan biologi  bernama “Stasiun Keanekaragaman Hayati Tiputini” di lembah Amazon. 

USFQ juga merupakan Universitas Internasional dan pemimpin di kawasan ini. Peringkat #1 Universitas di Ekuador dan #51 di Amerika Latin (Peringkat Universitas QS 2018). Saat ini USFQ memiliki lebih dari 9.000 mahasiswa terdaftar, di antaranya 1.000 adalah mahasiswa internasional. 

USFQ memiliki lebih dari 100 Kemitraan Bilateral untuk Penelitian dan Pertukaran, Serta berpartisipasi sebagai anggota Jaringan Internasional bergengsi, misalnya Berklee School of Music, Paul Bocuse, Global Liberal Arts Alliance, Hemispheric University Consortium dan sekarang,

Baca Juga : 15 Jurusan Kuliah Paling Unik di Dunia yang Jarang Diketahui

Ekosistem Riset  USFQ Yang Menarik Perhatian Dunia Luar

Ternyata USFQ memiliki berbagai laboratorium dan kelompok riset dengan beraneka bidang. Aquatic Ecology Laboratory berfokus pada biologi dan ekologi ekosistem air tawar, khususnya ekosistem lotik, sementara itu Computational and Theoretical Chemistry Group (QCT) meneliti sifat molekul, biomolekul, kristal, dan nanosistem melalui pendekatan teoritis dan komputasional. 

Di bidang hukum, terdapat CORE Latam Project dan CORREG Constitutional Reasoning Research Group yang mengkaji penalaran konstitusional, serta Intertextual Research Group between Law and Literature yang menghubungkan kajian hukum dan sastra.

Riset di Hutan Amazon? Yuk, Kenalan Sama Kampus Unik Ini!

Gambar 2. Ilustrasi Penelitian di USFQ

Dalam bidang arsitektur, Critical and Interdisciplinary Research Centre for Architecture (CIRCA) yang berfokus pada sejarah dan teori arsitektur dengan pendekatan kritis dan interdisipliner. Sementara itu, Educational Research Laboratory (LINE) mengembangkan penelitian di bidang pendidikan dan psikologi.

Selain itu, Experimental and Computational Economics Lab (ECEL) mengkaji ekonomi eksperimental dan perilaku manusia.

Pada bidang sains dan teknologi, LEOPARD meneliti deteksi partikel, astropartikel, dan radiasi, sementara Oceanographic Analysis and Modeling Group berfokus pada oseanografi fisik dan pemodelan numerik.

Selain itu, Plant Biotechnology Laboratory melakukan penelitian terkait bioteknologi tumbuhan, biodiversitas, konservasi, dan pertanian. Research Group on Volcanic Ash in Ecuador (GICVE) berfokus pada penelitian abu vulkanik di Ekuador, 

Sedangkan Terrestrial Zoology Laboratory meneliti biodiversitas, evolusi, sejarah alam, dan konservasi hewan darat. Keberagaman kelompok riset tersebut menunjukkan bahwa USFQ menyediakan lingkungan akademik yang mendukung penelitian lintas disiplin, mulai dari sains alam, teknologi, pendidikan, psikologi, hukum, hingga arsitektur.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Kampus Ini?

Dari kampus yang identik sekali dengan riset amazon, hal ini mengajarkan kita bahwa suatu kampus tidak harus identik dengan gedung dan ruang kelas yang amat megah, tetapi budaya riset dan keinginan tahu mahasiswanya menjadikan kampus ini menjadi kampus riset yang kaya akan penelitian untuk memahami dan menjaga lingkungan ibu pertiwi.

Selain itu, kampus ini mengajarkan kita bahwa model pendidikan berbasis alam dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan lainnya untuk mengembangkan produk riset yang relevan sekaligus unggul untuk masa depan alam amazon begitu pun alam di bumi ini.  

Penutup

Amazon memang menunjukkan kalau alam bisa jadi ruang belajar sekaligus laboratorium penelitian yang super keren. Selain itu,  USFQ merupakan kampus yang unggulan dari segi riset yang mendunia sehingga banyak orang yang ingin berkuliah di sana.

Cationers yang mau berkesempatan emas kuliah sambil meneliti di amazon bisa banget mulai persiapannya. Mulai dari mengasah kemampuan bahasa asing  di Hello Cation ID yang tutornya profesional banget!!! Mau? Yukk ambil kesempatanya di sini. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *