
안녕, Cationers!
Kalau belakangan ini fyp Cationers tiba-tiba dipenuhi video seseorang yang melakukan gerakan chest-popping, kemungkinan Cationers baru saja melihat fenomena terbaru dari dunia K-pop. Yup, gerakan itu berasal dari lagu “BAD”, comeback terbaru ATEEZ yang sukses mencuri perhatian banyak orang.
Bukan cuma lagunya yang bikin nagih, koreografi “BAD” juga langsung jadi bahan pembicaraan di media sosial. Banyak yang terpukau dengan ATEEZ karena satu bagian koreografi yang disebut sebagai killing-part, yaitu gerakan chest-popping yang terlihat powerful sekaligus sulit untuk ditiru.
Lalu, kenapa gerakan ini bisa viral dan dianggap sebagai salah satu daya tarik terbesar dari comeback ATEEZ kali ini? Yuk, cari tahu alasan di balik populernya dalam lagu “BAD” lewat artikel berikut!
Baca Juga: Hanbok Korea: Mengenal Tradisi Bersama Felix Stray Kids
Comeback ATEEZ “BAD” yang Langsung Mencuri Perhatian
ATEEZ resmi comeback pada 26 Juni 2026 lewat mini album ke-14 mereka, GOLDEN HOUR: Part.5, dengan title track “BAD”. Beda dari seri Golden Hour sebelumnya yang lebih fokus ke konflik eksternal, di part ini ATEEZ mengajak kita masuk lebih dalam ke sisi emosional soal insting, hasrat, dan kekuatan tak terlihat yang mengontrol perasaan manusia. Musiknya sendiri kental nuansa Brazilian Funk yang catchy dan bikin nagih.
Album ini langsung debut di posisi #1 Billboard 200. Bukan pencapaian kaleng-kaleng, ya, Cationers!
Gerakan Chest-Popping yang Jadi Sorotan Penggemar
Pernah nggak Cationers penasaran, kenapa satu gerakan doang bisa bikin heboh? Nah, di antara seluruh koreografi “BAD” dari awal sampai akhir, ada satu momen singkat (cuma beberapa detik), yang berhasil bikin internet meledak. Gerakan apa itu? Yaitu gerakan chest-pop dari San. Momen ini menyebar cepat banget di TikTok, X, Instagram Reels, sampai YouTube Shorts, dan berhasil menarik perhatian bukan cuma dari ATTINY (sebutan fans ATEEZ), tapi juga orang-orang yang sebelumnya nggak terlalu ngikutin K-Pop sama sekali. Keren banget kan?
MV-nya sendiri udah tembus hampir 30 juta views di YouTube, dan fans bahkan ngasih julukan lucu buat bagian ini, yaitu “Let’s All Die”. Serem juga ya julukannya, Cationers, tapi emang segitu powerful-nya!
Viral Sampai ke Luar Dunia K-pop
Yang bikin makin seru, gerakan ini nggak cuma berhenti di circle K-pop aja, lho. Salah satu pemain baseball di ajang 2026 KBO Futures League All-Star Game bahkan sempat menirukan gerakan chest-pop khas San ini langsung di lapangan. Bukti nyata kalau efek “killing part” ini benar-benar berhasil menembus berbagai kalangan, bukan cuma penggemar K-Pop.
Baca Juga: Bukan Cuma Tiup Lilin, Yuk Intip Keseruan Doljanchi alias Ulang Tahun Pertama Bayi di Korea!
Yuk, Ikutan Nge-hype Comeback ATEEZ Ini!
Itu dia, Cationers, cerita di balik “killing part” chest-pop ATEEZ yang lagi jadi sorotan di mana-mana! Dari lagu yang catchy, konsep yang lebih dalam, sampai satu gerakan tarian yang berhasil menembus batas fandom, comeback ATEEZ kali ini emang beda dari biasanya.
Kalau Cationers makin penasaran sama budaya pop Korea dan pengen tahu lebih banyak fenomena serupa, jangan lupa cek artikel-artikel menarik lainnya di Blog Hellocation dan follow Instagram @hellocationkorea untuk konten edukatif seputar Korea Selatan setiap hari. Hwaiting, Cationers!!
Baca Juga: ILLIT Jadi Duta Kampanye Konsumsi Beras NongHyup, Siap Mengampanyekan Budaya Makan Sehat di Korea!
